WeLCome 2 My ZoNe

My Lovely..!!

Annyeong MATES….!! ♥ ♫ ♥

Ni Oneshoot pertamaQu..! *OS zaman dulu.. d post tmpt laen.. skrng pngen post d blog sndri..!! ♥ ♫

Selamat membaca y…!! *bgi yg blm prnh bc.. hehhehhe..!!🙂

Disebuah rumah yang mungil namun nyaman ini. Tinggal sepasang suami istri yang baru 3 bulan ini menempati kawasan perumahan Shinwa, karena sebelumnya hanya sang pria saja yang tinggal disana. Setelah mereka menikah diapun tinggal bersama istrinya di rumah mungil mereka. Ketika jam menunjukkan pukul 07.30 sang istri mengantar suaminya sampai di carport. Suaminya yang seorang dokter itu bersiap-siap untuk berangkat ke RS.Soeul.

“Baiklah So Eun..! aku berangkat dulu ya..!” ucap sang suami sembari mengambil tas kerjanya yang digenggam istrinya.

“Iya oppa..! hati-hati di jalan ya..!” balas sang istri sambil mencium tangan suaminya.

Ketika mobil Kim Bum melaju meninggalkan rumah mungil mereka, tetangga mereka Goo Hye Sun yang dari tadi memperhatikan mereka di perkarangan depan rumahnya berkata, “Aduuhhhh kalian mesra sekali..! Kau itu beruntung sekali Ny. Kim, suamimu itu sudah tampan, pengertian pula, beda sekali dengan suamiku!”. “Aahh… Ny. Lee bisa saja..!” ucap So Eun sambil tersenyum malu. “Ny. Lee..!! mianhae.. saya masuk dulu, saya mau bersiap-siap berangkat kuliah!” lanjut So Eun. “Oh iya..!! silahkan..!” balas Hye Sun. So Eun pun mengangguk dan masuk ke dalam rumahnya.

“Aahh.. seandainya itu benar..!” ucap So Eun ketika memandang foto pernikahannya dengan Kim Bum.


“Pernikahanku tak lebih dari dua orang yang tinggal serumah, tanpa cinta, hanya menunaikan tugas masing-masing sebagai istri dan suami, dimana mesranya..!?” ucap So Eun lirih.

***********

Orangtua So Eun meninggal dalam kecelakaan mobil waktu dia berumur 14 tahun, setelah itu dia hanya tinggal berdua dengan kakaknya Yoona.

Yoona yang 4 tahun lebih tua darinya sangat menyayangi adiknya itu, satu-satunya keluarga yang dia punya. Dia bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan mereka. So Eun dan Yoona mendapat beasiswa sehingga mereka tidak pusing dengan biaya sekolah. Yoona bekerja part time di café, sementara So Eun lah yang mengatur urusan rumah tangga, mulai dari memasak, mencuci dan membersihkan rumah. Mereka saling bahu membahu untuk berlayar mengarungi kehidupan. Namun sayang, ketika So Eun berumur 17 tahun Yoona meninggal karena penyakit langka yang baru 1 tahun ini dideritanya. Semasa SMA dan kuliah Yoona mempunyai kekasih yang sangat mencintainya. Dia adalah Kim Bum, pria yang sudah menemani hari-harinya selama 5 tahun terakhir ini. Sebelum Yoona meninggal dia berpesan,

“Kim Bum..! apa kau mencintaiku..!?” tanya Yoona saat dirinya terbaring lemah di ranjang RS. Soeul.

“Tentu saja..!! Sangat… sangat mencintaimu..!! Saranghae Yoona..!” ucap Kim Bum dengan getir sambil menatap lembut mata Yoona yang sudah mulai berkaca-kaca.

“Maukah kau berjanji padaku..!?” tanyanya lagi. Kali ini mata Yoona menatap Kim Bum dengan tajam.

“Tentu saja..!” jawab Kim Bum dengan suara yang bergetar sambil mengenggam tangan kekasih yang dicintainya itu.

“Berjanjilah satu hal padaku, aku mohon kau jangan menolaknya!” ucap Yoona yang berlinang airmata. Hidupnya sudah tidak lama lagi, dia tahu itu, begitupun dengan Kim Bum dan So Eun.

“De..!!” ucap Kim Bum yang tak kuasa menahan airmatanya.

“Hanya kau pria yang kupercayai, aku mengenalmu melebihi yang kau tahu. Hanya kau yang pantas, aku tenang bila meninggalkannya ditanganmu..!” ucap Yoona dengan suara yang bergetar menahan tangis.

“Kau bicara apa Yoona..! Jangan bicara seperti kau akan….!” Ucap Kim Bum, namun dia tidak dapat melanjutkan kata-katanya.

“Aku akan meninggalkanmu dan juga So Eun..! Kau tahu itu. Inilah takdirku. Aku menerimanya. Kuharap kau dan So Eun juga menerimanya..!” ucapnya lirih sambil mengenggam erat tangan Kim Bum seakan tidak mau lepas.

“Yoona…!!” ucap Kim Bum lirih. “Aku akan menjaga So Eun jika itu yang kau maksud. Kau tidak perlu cemas..!” lanjutnya.

“Aku tahu kau akan menjaganya..! Namun aku tidak meminta itu. Aku ingin kau berjanji… berjanji  untuk menikahi adikku, Kim So Eun..!!” ucap Yoona berurai airmata.

“Apa..!” ucap Kim Bum seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.

“Berjanjilah Kim Bum..!?” ucap Yoona sambil menambah eratan genggamannya. “Kumohon..!” lanjutnya lagi.

“Aku… aku… aku…! Ini sangat sulit Yoona..!! Kau tahu aku mencintaimu, sangat mencintaimu. Aku bahkan tidak tahu apakah bisa mencintai gadis lain lagi atau tidak..!” ucap Kim Bum lirih. Kim Bum menatap mata Yoona, mata gadis yang sangat dicintainya, mata yang menginginkan dia berjanji. Kim Bum lalu berpikir, ini adalah permintaan terakhir dari cinta pertamanya. Lalu dia berkata, “Baiklah, aku berjanji. Aku akan menikahi So Eun… karena aku mencintaimu..!” ucap Kim Bum sambil mencium tangan Yoona yang dari tadi digenggamnya.

“Saranghae Kim Bum ku..!!” ucap Yoona sambil tersenyum. Senyum yang sudah lama tidak di lihat Kim Bum.

Tiga hari setelah itu Yoona meninggal dunia, kepergiannya di lepas So Eun dan Kim Bum yang memang selalu menemaninya selama ini. Yoona meninggal dengan senyum damai menghiasi wajah pucatnya.

Satu tahun setelah kepergian Yoona, tepatnya beberapa hari setelah So Eun lulus dari SMA. Kim Bum menikahi So Eun. So Eun tahu betul kalau pernikahan ini merupakan keinginan terakhir mendiang kakaknya.

**********

Selama 3 bulan mereka menikah. Tidak banyak perubahan yang terjadi. Sikap Kim Bum masih sama seperti sebelum dia menikah, seperti Oppa yang menjaga Dongsaengnya. Kim Bum tidak pernah menganggap So Eun sebagai istrinya, baginya So Eun sudah seperti adik baginya. Mereka tidur terpisah, So Eun menempati kamar utama, sedangkan Kim Bum menempati kamar satunya lagi. Rumah mungil mereka memang hanya mempunyai dua kamar tidur. Sebagai istri So Eun sudah menjalankan perannya dengan baik. Dialah yang mengatur segala urusan rumah tangga, mulai dari memasak, mencuci dan membersihkan rumah. Kim Bum yang merupakan seorang dokter, selalu sibuk dengan pekerjaannya. Sehingga jarang sekali kesempatan bagi mereka untuk bersama di rumah.

“Aahhh… sudah jam segini..! aku harus cepat-cepat berangkat ke kampus..!” ucap So Eun ketika dia melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 09.00. Sebelum berangkat ke kampus So Eun selalu menyempatkan dirinya untuk membersihkan rumah. Soalnya, suaminya itu sangat menyukai kebersihan. “Kebersihankan merupakan sebagian dari iman dan juga awal dari kesehatan” begitu kata Kim Bum.

********

So Eun kuliah di Chung-Ang University jurusan Teater. Cita-citanya adalah menjadi sutradara film yang menginspirasi orang-orang yang menontonnya untuk tetap bertahan hidup apapun yang terjadi. Ini merupakan hari pertama So Eun berkuliah. So Eun memasuki kelasnya dan menyapa beberapa mahasiswa lainnya. Dosen mata kuliah pertamapun masuk. Kira-kira 15 menit setelah pelajaran di mulai terdegar ketukan pintu, “Tok..Tok..!” lalu seseorang masuk dan berkata, “Mianhae pak..! saya terlambat..!”.

Lalu seisi kelas menjadi ribut, malahan kedengaran histeris di telinga So Eun. “Kyaaa… JJ..! JJ..!!” teriak gadis-gadis di kelas itu. “Kau kuliah di jurusan Teater..?” tanya dosen tersebut. “De.. pak!” jawabnya. “Baik, karena ini hari pertama perkuliahan saya tidak mempersalahkan keterlambatanmu, namun kalau hal ini terjadi lagi, kau tidak boleh masuk jam saya lagi. Mengerti..?”. “De.. pak!” jawabnya lagi. “Annyeong haseyo..!! namaku Jaejoong, senang berkenalan dengan kalian..!” lanjutnya lagi sambil menganggukkan kepala. “Kyaaa… JJ..!” sahut gadis-gadis tersebut. Lalu JJ pun berjalan dan duduk di kursi barisan ketiga, tepat di sebelah So Eun. “Hy..!” sapanya. So Eun pun membalas dengan senyuman.

Saat mata kuliah pertama sudah selesai, gadis-gadis di kelas itu mengerubungi JJ seperti semut mengerubungi gula. So Eun sudah tahu, kalau JJ adalah idola Korsel saat ini, oleh karena itu sebelum gadis-gadis dari kelas lain mendatangi kelas mereka, So Eun berniat keluar dari kelas itu. Namun, JJ menahannya.

“Hhhmmm.. tunggu..!” ucapnya sambil menahan tangan So Eun.

“Ya..! Ada apa?” ucap So Eun yang tangannya kanannya di tahan JJ.

“Aaakkhh… maaf..!” ucapnya sambil melepaskan tangannya. “Namamu?” lanjutnya.

“Kim So Eun..!” balas So Eun.

“Nona Kim aku.,,” ucap JJ namun kata-katanya di potong So Eun.

“Nyonya Kim..!” potong So Eun.

“Apa..!?” tanya JJ tidak mengerti.

“Ny. Kim..!! aku sudah menikah..!” ucap So Eun sambil memperlihatkan jari manisnya yang sudah di hiasi cincin kawin.

“Hhhmm baiklah Ny. Kim..! boleh aku mengcopy jadwal perkuliahan kita..! Jadwal copyanku hilang..!” lanjutnya lagi meskipun sedikit penasaran apa benar gadis yang seusia dirinya ini telah menikah.

“Tentu saja, ini..!! kau bisa mengembalikannya pada mata kuliah kedua..!” ucap So Eun sambil menyerahkan kertas miliknya.

“Oke.. gomawo ya..!!” ucap JJ.

*********

Tak terasa 1 bulan sudah So Eun menjadi mahasiswa. Banyak sekali pengalaman baru yang dia dapat di bangku kuliah, ya.. meskipun tugas-tugas kuliahnya juga banyak. Selama 1 bulan ini dia menjadi teman dekat JJ, itu dikarenakan mereka sering mengerjakan tugas bersama. JJ selalu minta sekelompok dengan So Eun. Alasannya karena dia tidak mau sekelompok dengan cewek-cewek yang histeris bila berdekatan dengannya, beda dengan So Eun yang selalu kalem bila berhadapan dengan JJ.

“Hei Ny. Kim..!! apa aku harus selalu memanggilmu begitu..! aneh tahu.. kitakan seumuran..!” tanya JJ saat mereka makan siang di kantin kampus.

“Tentu saja, aku tidak ingin ada orang lain yang salah paham dengan kedekatan kita..!” ucap So Eun.

“Tidak akan.. tidak akan..!! kau tenang saja. Satu universitas juga pada tahu kalau kau sudah menikah dengan seorang dokter..!!” ucap JJ sambil menghabiskan minumannya.

“Iya.. itu semua berkat kau..!! terima kasih karena dirimu aku jadi masuk koran kampus dan segala kehidupan pribadiku di ketahui mahasiswa lainnya…!” sinis So Eun.

“Hahhahahaha.. kau masih marah karena hal itu ya..! ya.. mau gimana lagi.. itulah resikonya dekat dengan artis idola sepertiku..!! Hehehhehehehe…!! Ucap JJ dengan narsisnya.

“Mwo..?? apa tidak salah..? kapan aku mendekatimu..!!? justru kau itu yang selalu mendekatiku!!” kesal So Eun sambil menatap tajam JJ.

“Iya..iya..!! baiklah..baiklah..!! aku yang mendekatimu.. jadi berhenti memandangku seperti penjahat..!!” ucapnya sambil mengedipkan sebelah matanya ke So Eun. “Hei aku memanggilmu So Eun saja ya..!! yaa…..??” lanjut JJ sambil menunjukkan wajah memelasnya.

“Baiklah..! tapi kau berhenti bersikap seperti gigolo begitu..!! orang lain akan menyangka kau sedang merayu istri orang..!!” ucap So Eun sambil melihat orang-orang disekitarnya.

“Oke..!! So Eun..!!” ucapnya lagi.

**********

Kim Bum yang sedang menikmati makan malamnya berdua dengan So Eun membuka pembicaraan.


“Bagaimana kuliahmu..?” tanya Kim Bum.

“Hhhmm menyenangkan..!!” jawab So Eun.

“Siapa itu Jaejoong…?” tanya Kim Bum sambil memakan makanannya.

“Dia artis idola, lebih tepatnya penyanyi. Dia satu kelas denganku..!!” jawab So Eun.

“Jangan terlalu dekat dengannya..!!” ucap Kim Bum.

“Kenapa..?” tanya So Eun. “Apa oppa cemburu ya..!!?” batin So Eun.

“Kedekatan kalian akan menjadi mangsa juruwarta dalam mencari berita. Aku tidak ingin kuliahmu terganggu oleh hal itu. Kau mengerti..?” jelas Kim Bum.

“Kamikan hanya berteman..!!” jelas So Eun.

“Apa ada, teman yang mengantarkan wanita yang sudah menjadi istri orang sampai kedepan pintu rumahnya..?” tanya Kim Bum dengan sedikit emosi.

“Oppa…! Kau itu kenapa sech..!!?” tanya So Eun yang tidak mengerti kenapa Kim Bum emosi.

“Aaahhh.. sudahlah..!! yang jelas aku tidak ingin kau berboncengan dengan motornya lagi. Mengerti..?” tanya Kim Bum.

“De..!!” jawab So Eun yang kaget karena baru kali ini dia bertengkar dengan Kim Bum.

Setelah itu Kim Bum lalu memasuki kamarnya. “Kenapa aku tiba-tiba emosi ya..!! ini semua karena tadi aku melihat mereka berboncengan..!” “Apakah So Eun selalu diatar olehnya? Sudah berapa kali dia mengantar So Eun seperti itu..? Apakah ketika pergi kuliah dia menjemputnya..?” begitu banyak pertanyaan yang berputar di kepala Kim Bum. “Aaakkhhhh aku tidak mengerti..!!” ucapnya lagi.

Kim Bum pun mendatangi kamar So Eun. “Tok..Tok..!” lalu So Eun pun membukakan pintu kamarnya. “Ada apa Oppa..?” tanya So Eun yang telah memakai piyamanya, bersiap untuk tidur. “Besok aku akan mengantarmu ke kampus..! Kau pergi pagikan..?” tanya Kim Bum. “Iya..!!” jawab So Eun. “Kalau begitu tidurlah..!” ucap Kim Bum seraya pergi ke kamarnya. “Ada apa dengannya..!” batin So Eun

**********

Pagi harinya terlihat JJ yang sedang duduk-duduk di taman dekat parkiran kampus, tentu saja dia di kelilingi mahasiswi-mahasiswi yang mengerubunginya. Sebuah mobil sport oranye melintas di parkiran kampus, lalu sang pria turun dan membukakan pintu yang satunya lagi. JJ  melihat seorang gadis manis yang sudah tidak asing lagi baginya turun dari mobil tersebut. Lalu gadis itu mencium tangan pria tersebut. Lalu sang pria membalas mengecup kening gadis itu. Hampir semua orang yang melihatnya merasa iri dengan kemesraan mereka. Kemudian sang pria memasuki mobilnya dan pergi meninggalkan kampus tersebut. Lalu gadis itupun berjalan ke taman tempat teman-temannya berkumpul.

“Cieeaah..cieeeaah..!! yang barusan diantarin suami tercinta..!!” ledek teman-temannya.

“Suamimu ganteng juga ya So Eun..!! pantas kau menikah muda..!! ternyata supaya dia tidak di rebut wanita lain..!! Hehhehehhehe….!!” Ledek temannya yang diikuti canda tawa teman-teman yang lain.

“Aakkhhh… kalian ini..!!” ucap So Eun yang malu, pipinya malah telah memerah dengan sendirinya.

“Tapi masih gantengan akukan..?” narsis JJ.

“Bagi kami masih gantengan JJ..!! Nggak tahu dech dengan Ny. Kim kita..!! hehhehehehe..!!” sahut temannya.

“Itu..!! Ahhh… sudahlah ayo ke kelas, sebentar lagi jam pertama di mulai..!” lanjut So Eun sambil berjalan kearah kelasnya dan diikuti teman-temannya.

Sementara itu JJ berjalan paling belakang sambil memikirkan sesuatu. “Kenapa dadaku sakit ya..!! itu suaminya ya..!!” batinnya.

*******

Malam harinya di rumah Kim Bum dan So Eun.

“Oppa.. tadi kau kenapa?” tanya So Eun dengan malu-malu.

“Kenapa apanya..? jawab Kim Bum polos.

“Tadi.. tadi kau..!” ucap So Eun terbata-bata saking malunya.

“Ya..!!?” tanya Kim Bum yang duduk di sofa bersama So Eun sambil menonton TV diruang keluarga.

“Tadi kenapa kau mengecup keningku..!?” tanya So Eun memberanikan diri.

“Wajarkan seorang suami mencium kening istrinya..!! apa salah..?” jelas Kim Bum dengan santainya.

“Tidak salah sech… tapi… itu…!” ucap So Eun yang malu.

“Kenapa..? kau tidak suka..!” tanya Kim Bum sambil memandang mata So Eun.

“Suka sech..!” batin So Eun. Namun dia hanya diam tidak menjawab pertanyaan Kim Bum malah dia mengalihkan pandangannya ke TV.


“Hei.. lihat aku..!!” kesal Kim Bum karena di cuekin So Eun. Lalu tiba-tiba saja dia mencium bibir mungil So Eun.

“Aku bahkan boleh melakukan itu..!” lanjutnya lagi. Lalu diapun pergi ke kamarnya meninggalkan So Eun yang mematung saking kagetnya dengan kejadian itu.

*******

Sudah 2 minggu sejak kejadian itu. Hubungan So Eun dan Kim Bum pun menjadi aneh, mereka hanya berbicara seperlunya saja. Sementara itu di kampus, So Eun jadi sering melamun.

“So Eun..! Hei So Eun…!! Kau kenapa?” tanya JJ membuyarkan lamunan So Eun.

“Aaiissshhh… kau ini..! menggangguku saja..! ada apa?” kesal So Eun.

“Harusnya aku yang bertanya ada apa denganmu..?” balas JJ.

“Hei..!! apa kau pernah berciuman..!” tanya So Eun. “Bagaimana rasanya..!?” tanyanya lagi.

“Kau ini kenapa sech..!! ya tentu saja pernah..! Bagaimana rasanya?? Memangnya kau belum pernah..!?” tanyanya lagi yang binggung dengan pertanyaan So Eun.

“Hah..!? ten.. tentu saja pernah..!” ucap So Eun malu.

“Lalu bagaiman rasanya..?” tanya JJ.

“Hah..!!?” ucap So Eun yang binggung dengan pertanyaan JJ.

“Kau bilang pernah..! Lalu bagaimana rasanya..!” desak JJ.

“Itu.. aku.. aku nggak tahu..!! tiba-tiba saja oppa..!” ucap So Eun namun menghentikan kalimatnya.

“Maksudmu tiba-tiba saja suamimu menciummu, benar begitu?” tanya JJ lalu disusul anggukkan dari So Eun. “Aneh.. kenapa kau baru merasakannya sekarang..! bukannya kalian sudah beberapa bulan menikah..!?” tanya JJ mengintrogasi So Eun.

“Itu.. itu..!!” dan akhirnya So Eun pun menceritakan kenapa dia bisa menikah dengan Kim Bum. Tentang orangtuanya, kakaknya dan kehidupan sebelum dan sesudah pernikahannya dengan Kim Bum.

“Jadi kau menikah dengannya bukan karena cinta..? dan sampai sekarang kalian belum pernah melakukannya..?” tanya JJ bertubi-tubi.

“Akkhhhh.. kau ini ..!! tentu saja belum..!” jawab So Eun sambil memukul lengan JJ. “Cinta ya..? mungkin hanya aku saja yang mencintainya. Ya.. aku mencintainya saat dia masih menjadi kekasih kakakku. Aku jatuh cinta saat pertama kali melihatnya..! Tapi dia tidak akan pernah mencintaiku, dia hanya menganggapku adik dari orang yang sangat dicintainya. Tidak lebih..!!” ucap So Eun yang tanpa sadar air mata telah jatuh dipipinya.

“So Eun..!” ucap JJ sambil menghapus airmata di pipi So Eun.

Tanpa mereka sadari ternyata Kim Bum melihat kejadian itu dari kejauhan. Lalu dengan emosi dia mendekati mereka, menarik tangan So. Terlihat jelas ekspresi So Eun dan JJ yang kaget dengan kedatangan Kim Bum. Kim Bum tidak mempedulikannya, dia menarik tangan So Eun dan membawanya masuk ke dalam mobil. Lalu menancap gas mobil dalam-dalam dan dalam sekejap mereka meninggalkan kampus tersebut. Kim Bum membawa mobil tesebut dengan kecepatan tinggi. “Oppa jangan ngebut..!! Oppa..!!” teriak So Eun yang ketakutan di dalam mobil. Namun, Kim Bum tidak menuruni kecepatannya sedikitpun. Dia melaju secepat kilat dan rem mendadak ketika sampai di depan rumah mereka. Kim Bum menarik tangan So Eun dan membawanya masuk ke rumah.

“Oppa sakit..!! lepaskan tanganku..!!” rintih So Eun yang berusaha melepaskan diri dari Kim Bum.

“Dimana tadi dia menyentuhmu..?” tanya Kim Bum emosi. “Disini.. disini..!” ucap Kim Bum sambil menyentuh pipi dan bibir So Eun.

“Kau kenapa oppa..!? lepaskan aku..!” ucap So Eun cemas.

“Tidak akan pernah..!” ucap Kim Bum sambil menjatuhkan So Eun di sofa.

So Eun mencoba bangun namun ditahan Kim Bum. Dia menciumi So Eun dengan kasar. Dari pipi, leher hingga bibir mungil So Eun. So Eun berusaha mendorong Kim Bum dengan tangan kecilnya itu. Dia berteriak-teriak, “Hentikan oppa..!! Hentikan..!!”. “Ini aku So Eun…! Lepaskan aku…!” lanjutnya lagi. Namun, Kim Bum tidak menghiraukan teriakannya. “Hentikaaannn… aku bukan eonnie YOONA…!!” teriak So Eun dengan lantang. Mendengar itu Kim Bum tanpa sadar refleks berhenti. Dia diam sejenak, lalu berdiri kemudian berkata, “So Eun.. maafkan aku..! aku tidak…!” ucap Kim Bum sambil kembali mendekati So Eun yang telah bangun dari posisinya tadi. Namun, So Eun menghindar. Dia begitu ketakutan, airmata terus terjun dari matanya. “Aku bukan kak Yoona, Oppa..!” ucap So Eun lirih. Lalu diapun berlari meninggalkan rumah tersebut. Di tengah jalan dia bertemu dengan JJ.

“So Eun ayo masuk..!” ucap JJ yang khawatir melihat So Eun.


“Jaejoong…!!?” kaget So Eun. Lalu diapun masuk ke mobil JJ dan merekapun meninggalkan perumahan Shinwa tersebut.

“Kau kenapa?” tanya JJ sambil menyetir. Namun, yang ditanya hanya diam sambil terus menangis. “Kita ke rumahku ya..!” lanjutnya lagi.

Sesampai di rumah JJ, dia membuatkan secangkir teh hangat untuk So Eun.

“So Eun…!! Berhentilah menangis.. kau bisa membuat rumahku kebanjiran tahu..!” ucap JJ.

Namun So Eun masih saja menangis. “Nggak lucu ya..!!” lanjutnya sambil menggaruk-garuk rambutnya. So Eun hanya diam. Tangisnya berhenti 15 menit kemudian.

“Sudah tenang..!” ucap JJ yang dari tadi menatap So Eun yang menangis.

“Iya..!” sahut So Eun sambil mengangguk.

“Apa kau mau menceritakannya..?” tanya JJ.

So Eun menatap JJ dan diapun mulai bercerita mengenai kejadian tadi.

“Lalu bagaimana selanjutnya..!?” tanya JJ setelah mendengarkan curhatan So Eun.

“Aku juga tidak tahu, aku masih mencintainya tapi aku nggak mau kalau hanya dianggap sebagai pengganti kak Yoona. Hatiku sakit saat mengetahuinya..!” jawab So Eun.

“Ya.. sudah..!! Malam ini kau menginap di sini saja. Kau bisa menggunakan kamar tamu..!” jelas JJ. “Aku patah hati dech..! ya sudahlah…!!mungkin kami lebih cocok jadi sahabat” batin JJ.

“Aaahhh.. tidak usah, aku pulang saja. Lagipula bisa gawat kalau wartawan tahu artis idola mengajak istri seseorang menginap di rumahnya..!” ucap So Eun sedikit bercanda.

“Hahahahha…! Tapi apa kau yakin..!?” ucap JJ.

“Cepat atau lambat aku harus menghadapinya..! kalau begitu aku pulang dulu. Kau tidak usah mengantarku, aku mau pulang naik taksi saja..!” jelas So Eun.

“Baiklah..!! kalau ada apa-apa kau bisa meneleponku..!” ucap JJ.

******

Saat So Eun kembali, ternyata Kim Bum sudah menunggunya dengan cemas di teras rumah. So Eun memasuki rumah mereka, dia berjalan dengan tenang karena selama di taksi dia sudah mengambil sikap apapun yang terjadi dia harus menghadapinya.

“So Eun aku minta maaf. Aku.. aku tidak bermaksud melakukan itu..!” ucap Kim Bum memulai pembicaraan.

“Boleh aku bertanya..?” tanya So Eun.

“Tentu saja..!” jawab Kim Bum.

“Kenapa kau begitu emosi akhir-akhir ini..?” tanya So Eun dengan tenang.

“Itu karena…!!” jawab Kim Bum namun dia tidak melanjutkan kalimatnya.

“Karena Jaejoong..?” lanjut So Eun.

“De.. karena dia..!” jawab Kim Bum

“Kenapa?” tanya So Eun.

“Aku tidak suka istriku berdekatan dengan pria lain..!” jawab Kim Bum sambil menatap mata So Eun.

“Istri..? apa benar kau menganggapku istrimu?” tanya So Eun.

“Tentu saja..!!” jawab Kim Bum.

“Saat kau menciumku apa kau menganggapku sebagai istrimu..? Saat kau meminta maaf begini apakah karena merasa bersalah kepada istrimu? Atau kepada adik dari orang yang sangat kau cintai? Kau merasa mengkhianati kakakku?” tanya So Eun membabi buta sementara itu air matanya sudah mulai menetes.

“So Eun..!” lirih Kim Bum sambil mendekatinya.

“Berhenti..! Jawab saja pertanyaanku..!” ucap So Eun sambil mundur satu langkah.

“Kau tahu kenapa butuh 1 tahun bagiku untuk menepati janji pada Yoona untuk menikahimu..!” tanya Kim Bum.

“Apa maksudmu..? tentu saja karena aku masih sekolahkan..!” ucap So Eun yang binggung dengan pertanyaan Kim Bum.

“Saat itu aku bisa saja menikahimu meskipun kau masih sekolah karena kau sudah cukup umur untuk menikah..!” jelasnya lagi. So Eun yang mendengar itu hanya terdiam. “Aku memang sangat mencintai Yoona dan tidak akan bisa melupakannya..!” lanjutnya lagi. “Cukup..!! aku tidak ingin mendengarnya lagi..!” ucap So Eun sambil beranjak pergi. “Tunggu kau harus mendengarkannya..!” ucap Kim Bum sambil menarik tangan So Eun, kemudian dia memegang kedua lengan So Eun. “Ku bilang sudah cukup..!” teriak So Eun sambil meronta-ronta.

“Dengarkan aku..!” teriak Kim Bum dan berhasil membuat So Eun terdiam.

“Butuh 1 tahun bagiku untuk menata perasaanku kembali. Saat itu aku benar-benar hancur dan ingin mati. Tapi setiap kali melihatmu yang datang padaku untuk menghiburku, padahal kau juga sama sedihnya, aku selalu teringat janjiku pada Yoona..! Selama 1 tahun kau selalu menemaniku dengan senyummu. Saat kau bersiap-siap untuk UAN, kau tidak menemuiku selama sebulan. Saat itu aku merasa ada yang hilang, perasaanku mulai berkecamuk, otakku melarangku untuk menemuimu, namun hati dan tubuhku bergerak sendiri. Bergerak sendiri untuk memuaskan mataku yang rindu akan dirimu. Kau mengerti betapa tersiksanya diriku saat itu. Bagaimana bisa aku mencintai adik dari orang yang sangat kucintai..! Apa kau mengerti..?” jelas Kim Bum panjang lebar dan setetes airmata jatuh di pipinya.

“Bagaimana mungkin aku tidak mengerti..!! Aku juga tersiksa seperti dirimu. Mencintai orang yang jelas-jelas hanya menganggapku adik dari kekasihnya dan selama 6 tahun mencintaimu dalam diam..! bagaimana mungkin aku tidak mengerti..!” jelas So Eun yang berlinang airmata.


Kim Bum memeluknya dan berkata, “Aku cemburu saat kau berdekatan dengan JJ, aku menciummu karena kau orang yang kucintai, aku meminta maaf padamu karenaku telah menyakitimu, gadis yang kucintai, sejak kita menikah aku tidak pernah menganggapmu sebagai adik dari orang yang kucintai dan aku tidak pernah merasa mengkhianati Yoona karena aku mencintaimu. Semua pertanyaanmu sudah kujawabkan..!” jelas Kim Bum.

“Sudah..!” jawab So Eun dalam dekapan Kim Bum.

“Saranghae Kim So Eun ku..!” ucap Kim Bum.

“Saranghae Kim Sang Bum ku..!” balas So Eun.

Tiga hari setelah pengakuan mereka…

“Oppa.. ayo cepat..!!” panggil So Eun yang sedang menunggu di carport.

“De.. my lovely…!! Memangnya kita mau kemana pagi-pagi begini..!!” tanya Kim Bum yang baru keluar dari rumah.

“Ada dech..!! ayo cepat..!!” ucap So Eun sambil menarik Kim Bum masuk ke dalam mobil.

Setelah satu jam perjalanan, sampailah mereka di suatu tempat.

“Eonnie..!! sudah lama aku tidak kemari..!! Apa eonnie baik-baik saja..? mianhae kalau aku selalu membuatmu khawatir..!! tapi sekarang eonnie tenang saja. Aku akan baik-baik saja karena aku semakin dewasa dan ada…” ucap So Eun ceria di depan kuburan Yoona.

“Ada aku yang selalu mendampinginya!!” potong Kim Bum. “Aku selalu menepati janjikukan..? dan kali inipun di depanmu dan so eun aku akan berjanji akan selalu menjaganya, melindunginya dan mencintainya seumur hidupku..!” ucap Kim Bum sambil memandang dan mengenggam erat tangan So Eun.

“Eonnie..!! oppa sekarang pandai sekali merayu..!!” canda So Eun.

“Aku serius..!” ucap Kim Bum sambil memasang tampang serius.

“Aku tahu..!! Terima kasih untuk menjagaku, melindungiku dan mencintaiku..!! Namun kau lupa sesuatu oppa..!!” ucap So Eun sambil memandang mata Kim Bum.

“Apa..?” tanya Kim Bum penasaran.

“Apa oppa tidak mau membahagiakanku..?” ucap So Eun dengan sedikit manja.

“Hahahaaha… soal itu..!! My lovely.. soal itu sudah tidak perlu dipertanyakan lagikan!! Kapanpun, dimanapun dan bagaimanapun aku akan selalu berusaha membuatmu bahagia..!!” ucap Kim Bum menyakinkan. “Namun sepertinya nanti malam aku akan membuatmu menangis..!” celetuk Kim Bum.

“Mwo..?” tanya So Eun tidak mengerti.

“Nanti malam… kamu… akan menjadi milikku seutuhnya..!” ucap Kim Bum seraya berbisik perlahan di telinga So Eun.

“Oppa..!!” teriak So Eun sambil memukul lengan Kim Bum.

“Hahahhahhaha…!!” tawa Kim Bum sambil memeluk istrinya itu. “Terima kasih untuk semuanya Yoona. Terima kasih karena sudah mempercayakan So Eun kepadaku. Terima kasih..!!” batin Kim Bum.

♥-♥ The End ♥-♥


Nah gimana menurut kamu Oneshoot ku ini..!!?? ♥-♥-♥

Jgn lupa ninggalin jejak pembaca ya..!! Xixixiixixixixi….!! ♥ ♫ ♥

37 responses

  1. AQ dataaaaang,hahaha gak sah ditanya dah..apapun epep’y kalu yg maen’y tetep bumss0…yaaah pazti bakal Q kasih predikat A…A+..A++..hahaha

    16/05/2011 pukul 5:08 pm

    • slmt dtg kmbli.. hahhahha… mates sech..🙂😀

      17/05/2011 pukul 1:41 am

  2. Yunie sipenyuka hijau

    Wah q pernah baca os mu ni tan di bsi apa di mbl ya q lupa
    Keren deh pokok’a
    Jujur ni jujur q penggemar setia ff mu loh,,suwer deh …….
    Romantis sangat euy,,,,,,,,,i like this
    Ditunggu karya selanjut’a

    16/05/2011 pukul 10:34 pm

    • aaaiiihhh… q terbang nie… hhehehhehe…
      gomawo y..🙂

      17/05/2011 pukul 1:46 am

  3. ismi

    Anyyeong ^^
    ff nya so sweet euy huhuy
    kenapa udah the end duluan?
    seharus.a kan sampe malem baru the end (uaaa yadong saya kumat)

    Payback kapan nih huhu

    17/05/2011 pukul 11:17 am

    • annyeong..🙂
      wkakkakaka… kumat ni anq..!!
      klo yadong mah d blog sblh.. hhehhehe…!!😛

      18/05/2011 pukul 1:31 pm

    • d'yadonglover

      benerrr!! harusnya sampe malem dulu! hahaha… ^^v

      11/07/2011 pukul 3:15 am

  4. Hwaaaa kerenn
    Aku udh pernah Baca si di blog kakak kalo gak salah, udh lama soalnya
    Romantiss banget nget
    tp kayaknya ada yg ditambahin ya kak?
    takapalah yg penting bagus, haha #gaje :p
    yaudah ditunggu OS atau FF bumsso yg lain yaa😀

    17/05/2011 pukul 12:43 pm

    • hehhehhe… gomawo..🙂
      iy ad yg d tmbhin d bag akhirna..
      okelah klo bgtu.. hehhehhe..😀

      18/05/2011 pukul 1:34 pm

  5. keren…keren..keren chingu…
    aku suka bgt ceritax…
    akhirx happy ending jg…
    ya udah dech aq tunggu FF/OS yg laenx ya…:D

    18/05/2011 pukul 12:40 pm

  6. ambar

    Wah co cwuet. . . . .he. . . .he. . . .pkoe karya intan ni daebak bnran. . . . .palagi low castnya bumsso,hem. . . .pasti keren. . . .dtgu krya yg laen y. . . .

    19/05/2011 pukul 6:51 am

  7. Putri

    Ff buatAn auThor cerita’a seru . .
    Aq suka. . .
    AkhIr’a mereka hidup bAhagia jga. . .
    Aq seneng, . . .

    26/06/2011 pukul 1:24 pm

  8. eonnnnnnnnnnnnnnnnnnn …………………. kok?? So Eun gak sama JJ oppa aja sih?? kan mereka serasi T_T *ditampol Yunho appa + Bumbum oppa*

    11/07/2011 pukul 6:19 am

  9. Bummiearab

    AKU PUAS !!! KEKEKEK

    24/07/2011 pukul 1:06 am

  10. wah buagus banget

    19/08/2011 pukul 2:07 pm

  11. wah seruu bgd,,

    25/10/2011 pukul 12:06 pm

  12. mian bru bca .
    hehehehe

    “Aku patah hati dech..! ya sudahlah…!!mungkin kami lebih cocok jadi sahabat” batin JJ.

    kta cpa oppa ptah hati ?? kn masih da q yg akan slLu stia ma oppa.
    saranghae oppa ^^
    *d bantai fans y JJ opaa / kabbuuurrrrr*

    19/11/2011 pukul 5:34 am

  13. kim so hyun

    kereeeeeeennnnn…

    bagus banget ceritanya..^^

    26/01/2012 pukul 10:32 am

  14. kerendZzz ,
    ksh 10o0 jmpol buat author

    19/02/2012 pukul 4:00 pm

  15. kkk~ akhirnya, kim bum ngaku kalo dia jg suka so eun

    25/02/2012 pukul 6:26 am

  16. Bagus banget FF ne…
    Aku suka konflik yg terjadi antara KB dan KSE…
    Ditunggu ne FF selanjutnya…

    ^_*

    05/03/2012 pukul 3:36 am

  17. good job….
    pokok’y karya author kerenz n bguz bgt
    apalagi yg menyangkut bumsso….
    pokok’y bumsso the best forever lach:D

    28/03/2012 pukul 11:39 am

  18. KIM EUN

    Keren abisssssssssss
    I love BUMSSO
    Buat FF lagi ea Kak

    gomawo

    30/03/2012 pukul 10:18 am

  19. mau komen apalagi ya? ak suka semua FF BUMSSO yg mbak intan buat =)

    08/05/2012 pukul 4:10 pm

  20. Caca

    Bgs bgt.
    Lnjut nulis ff bumsso lg y
    hwaiting

    11/06/2012 pukul 4:28 pm

  21. sukaaaaaaaaaa bgt……

    29/06/2012 pukul 5:20 pm

  22. Annyeong author aku tergolong reader baru :):) kereeenn author kereen banget ternyata keduanya diam2 saling cinta hehe😀

    17/08/2012 pukul 7:20 pm

  23. Dezztidini

    So sweet sangat crtanya…
    Ayo bwt lbh bnyak lg ff bumsso_ny,q bkal da tmpat bru nich bwt bca ff”bumsso…hehe

    05/11/2012 pukul 3:24 pm

  24. PDHAL LG aSIK BACAa koq mlh habiz critanya…….yahhhhhh

    12/01/2013 pukul 8:14 pm

  25. edogawa kim suju

    WAH ! DAEBAK ! itu keluarga ngegemesin banget…
    so eun kuereeeen.. tamat SMA lnagsung nikah ..
    hahaha, untung suaminya kim bum , setuju deh..
    ffnya keren thor ! ak ska !
    bagus …

    23/03/2013 pukul 5:56 pm

  26. Q jd reader baru nih dff eon ,,,,,Q skka bngt ma alur ceritax menyetuh bngt,,,,,

    Q tnggu karya eon slanjutx

    17/04/2013 pukul 9:19 pm

  27. Ilma Bumssoeulmates Elf

    hahaha seru banget, terharu n lucu ceritanya…

    03/11/2013 pukul 9:31 pm

  28. bie

    bagus banget aq suka dan seru!!!!
    cinta bisa datang kepada siapa saja bahkan dapat mencintai kakak beradik, namun tak ada yang tahu lebih besar cinta untuk kakaknya atau untuk adiknya.
    semua tak kanz pernah sama, cinta ,kasih sayang, pengorbanan,kebahagian dan air mata

    18/04/2014 pukul 5:20 pm

  29. Bagus suka.next

    03/07/2014 pukul 9:32 pm

  30. Adhista Nabila

    aku suka.Di next nde😀

    21/10/2014 pukul 7:58 pm

Jangan lupa komennya..!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s