WeLCome 2 My ZoNe

Crazy Girl..!! ♥ ♫ ♥

Hari ini adalah hari yang cerah. Ya.. kau tahulah. Mentari bersinar terang, kicauan burung yang merdu, dan bunga yang bermekaran dengan indah. Ya.. hari seperti biasanya pada musim semi. Begitupun dengan di kampus. Semua sama..! Membosankan..! Beberapa mahasiswi tampak bergosip satu sama lain. Mahasiswanya..?? Bbeeuuhhh.. jangan di tanya. Pada sibuk kesana-kemari. Aauuhh dech pada ngapain. Hidupku terasa membosankan. Sama bosannya saat aku menceritakan kisahku ini.

Kalau kau mulai bertanya siapa aku? Aku hanya bisa menjawab, “Nanti kau juga akan tahu sendiri.” Kalau kau mau bertanya aku lagi ngapain? Aku hanya bisa menjawab, “Nanti kau juga akan tahu sendiri.” Hahahaha… mulai kesal ya..?!! sabar.. orang sabar pantatnya lebar.. hehehe..!!

“Yaaa.. Park Min Rin..! kau ini kemana saja? Aku mencarimu dari tadi..!!” ucap orang rese’ yang aku hindari.

Tuchkan..! apa ku bilang.. nanti kau juga akan tahu sendiri. Yup.. betul..! namaku Park Min Rin. Dan orang rese’ yang berbicara padaku ini adalah Heechul, Kim Hee Chul, teman baikku dari SMP. Ya.. aku tahu..! kau pasti mau bilang dia tampan, ganteng, keren, cute dan lain-lain. Setiap orang pasti akan terpesona ketika melihatnya.

“Yaaa.. apa yang kau lakukan di sini..?! ayoo cepat..! anak-anak menunggumu..!” ucapnya sambil menarik tanganku.

Tuchkan dia rese’. Belum sempat aku bicara, dia udah main tarik aja. Mau marahpun percuma, nggak bakal di dengarnya dech. Makanya ku bilang dia rese’. Alhasil aku hanya mengikuti kemana dia menarikku.

“Yaa.. RinChul..!! dari mana saja..?! pertandingan sudah mau di mulai nie..!” ucap salah satu anak genk kami. Aku dan Heechul mempunyai genk yang beranggotakan 5 orang.

RinChul adalah panggilan buat kami berdua. Nggak tahu dech siapa yang memulainya duluan, tiba-tiba saja panggilan itu sudah ada.

“Bawel..!!” ucap Heechul lalu berlari ke meja panitia. Tidak berapa lama, dia memberi isyarat supaya kami turun ke lapangan.

Kalau kau bertanya pertandingan apa yang kami ikuti? Aku hanya bisa menjawab, “Nanti kau juga akan tahu sendiri.” Hahahaha… aku mulai jadi orang yang menyebalkan ya..!? tapi sayangnya dalam kehidupan nyata, aku tidak bisa bersikap menyebalkan seperti itu. Aku orang yang terlalu baik hati. Kau tidak percaya? Hahaha.. ya sudah. Nanti kau juga akan tahu sendiri.

“Yaaa.. Park Min Rin..!! apa yang kau lakukan.. ayo cepat..!” ucap Heechul saat menggiring bola tak jauh dariku.

Yaaa.. Park Min Rin..! Yaaa.. Park Min Rin! Aku bosan saat dia mulai memanggilku begitu. Aku cuma melamun sebentar, dia sudah berteriak kepadaku. Saat begini aku paling malas berolahraga. Saat begini yang kumaksud adalah saat datang bulan. Yaa.. aku cewek.. terus kenapa? Kau belum pernah lihat cewek main bola kaki. Gini-gini aku bukan cewek sembarangan.

“Yeeeaaahh.. goooolll…!” seru teman-temanku yang berteriak saat aku mencetak gol.

“Kau hebat..!” puji Heechul.

“Yaaa.. umpan yang bagus..!” ucapku dan dia nyengir kuda.

Tuchkan..!! sudah ku bilang kalau aku bukan cewek sembarangan. Jangan kaget atau heran begitu aahh.. wajah kalian kelihatan kaya’ orang bego tahu.

Di kampus ini siapa sech yang nggak kenal dengan Park Min Rin. Mau tahu kenapa aku begitu terkenal?? Baiklah.. ini beberapa pendapat orang mengenai aku. Cekidot dech..!!

“Park Min Rin? Kenal donk.. partnernya Heechul..!”

“Park Min Rin? Ya kenallah.. wong dia terkenal banget di kampus ini. Dia kan idola kampus..!”

“Tuch anak jago banget dalam semua olahraga. Basketball, football, baseball, dan lain-lain..!”

“Teman baik gue tuch..! orang paling setia kawan yang pernah gue kenal..!”

“Teman curhat paling enak di ajak ngobrol..!”

“Park Min Rin itu andalan kampus..! dosen, dekan, rektor dan semua mahasiswa pernah meminta bantuannya.”

Naaahh.. cukupkan referensi tentang aku. Kalau nggak cukup ya dicukup-cukupin aja dech hehehehe..!

Pertandinganpun berakhir dengan skor 3-0. Kampus kami menang melawan kampus lain. Berapa aku mencetak gol? Beneran mau tahu? Baiklah, kalau kalian memaksa. Aku mencetak 2 gol, gol satu lagi di cetak Heechul, sang kapten football kampus. Tuch anak rese’ sekarang sedang menerima piala kemenangan kampus kami. Sedangkan aku berdiri di sampingnya sambil memegang piala top scorer liga football antar kampus di Seoul. Tahun lalupun kami menang dan begini juga suasananya. Bosan. Benar-benar membosankan. Semuanya membosankan. Aaarrggg… rasanya mau mati saja.

Ya..ya..ya.. aku tahu.. aku makin terlihat menyebalkan di mata kalian. Pasti kalian sedang berpikir kalau aku orang yang tidak bisa bersyukurkan. Simpan semua umpatan kalian. Kalau kalian di posisiku, kalian pasti akan mengerti kenapa aku begini.

Belum selesai aku menghilangkan penat sehabis pertandingan. Teman-teman satu genk ku sudah membuat rencana berkemah di gunung untuk merayakan keberhasilan kami. Buntut-buntutnya pasti aku yang bakal menghandle acara mereka ini.

“RinChul..!! seperti biasa kalian ketua dan wakilnya. Semuanya kami serahkan sama kalian..!” ucap salah satu anggota genk ku dan diiyakan semuanya.

“Oke.. sippp.. beres..!!” ucap Heechul bangga. “Park Min Rin, kau ketuanya ya. Biar aku jadi wakil saja. Kau kan lebih ahli surat menyurat dan melobi dekan dan rektor. Soal siapa yang mau ikut biar aku yang ngumpulin anak-anak kampus, kau tenang saja..!!” ucapnya merayu.

“Soal lokasi, aku tahu tempat berkemah yang oke..!” ucap teman yang lain.

“Boleh bawa cewek masing-masing ya..!” sahut yang lainnya.

“Ooohh.. pastinya..!! soal transport aku yang urus..!” ucap yang lain.

Tuchkan.. apa kubilang. Sebelum mendengar pendapat atau jawabanku, mereka sudah membuat jadwal dan pembagian tugas seenaknya. Sepertinya percuma saja aku bersuara. Kalaupun aku bilang tidak mau, mereka pasti tidak akan mendegarkanku dan memaksaku dengan seribu cara. Kenapa semua orang di sekelilingiku selalu seenaknya. Dipikir mudah apa berurusan sama pihak atas. Coba mereka yang handle, pasti nggak bakal terlaksana dech tuch acara, makanya selalu aku yang disuruh di garis depan. Yaa.. memang sech aku punya kelebihan dalam hal ini. Tapi kalau aku terus yang dilibatkan, lama-lama bosan juga. Sesekali aku ingin jadi penonton yang terima beres saja. Tapi sepertinya itu tidak mungkin. Bagaimanapun aku menghindar pasti si Heechul bakal mengajak-ngajak aku untuk berpartisipasi dan ujung-ujungnya aku yang ngerjain, sedangkan dia malah main-main dengan cewek-cewek satu kampus. Alasannya, “Park Min Rin.. kau kan lebih ngerti soal ini, jadi ku serahkan padamu saja. Lebih cepat kalau kau yang handle dari pada aku..!”, kalimat basi, aku bosan mendengarnya sejak zaman SMP.

Kalian pasti mulai bertanya-tanya bagaimana hubunganku dengan Heechul. Hubungan kami biasa saja, dia teman baikku, aku teman baiknya. Dia selalu memanggilku dengan nama lengkapku. Aaauuhh dech kenapa. Tuch anak juga sering main ke rumah. Selalu melibatkanku dalam masalahnya. Kalau kalian bertanya masa kecil kami bagaimana. Aku hanya bisa menjawab, penuh dengan luka-luka. Luka beneran..!! sakit.. berdarah.. tahukan..!!? Ya.. itulah kami. Aku kan sudah bilang kalau aku bukan cewek sembarangan. Sifatku tomboy, jago berantem dan jago olahraga, pintar? Menurutku sech pintar hehehehe..!!


Aku rasa orang-orang di sekelilingku sudah lupa kalau aku perempuan. Ya.. kalau melihat penampilan, gaya dan suaraku, nggak bakal ada yang nyangka kalau aku perempuan. Tinggiku saja 175 cm, rambut pendek potongan cowok, gaya berpakaian? Benar-benar kaya’ cowok, pakaian yang selalu ku pakai adalah kaos atau kemeja cowok, no way for skirt. Seumur-umur aku pakai rok cuma zaman SD, selebihnya pakai celana baik ke sekolah atau kemanapun, biasanya celana yang besar-besar, gombrang, pokoknya celana untuk cowok. Oia.. suaraku.. suaraku sedikit ngebas. Kulitku nggak seputih dan semulus cewek-cewek pada umumnya. Di sekujur tubuhku banyak bekas luka. Kadang minder juga sech kalau berdekatan dengan cewek bening. Tapi ya sudahlah, mau apa lagi. Inilah hidupku. Hidup yang membosankan.

Target keberangkatan kami adalah seminggu dari sekarang. Itu berarti aku harus ngebut lari sana, lari sini. Saat aku lari tunggang langgang begini. Heechul malah melimpahkan tugasnya padaku. Kau tahu dia sibuk apa? Sibuk kencan dengan gadis-gadis bodoh yang terpesona padanya. Aku kesal bukan main. Setiap kali selalu begini. Dari zaman SMP sampai sekarang. Mau marahpun percuma. Dia pasti bisa membujukku dengan seribu satu caranya yang membuatku luluh dan memaafkannya. Mau tahu pakai cara apa? Beneran mau tahu? Tuch anak tahu banget kalau aku maniak games dan komik. Selalu memakai cara ampuh dengan membelikanku 10 kaset games dan 10 komik yang kusuka setiap dia melakukan kesalahan yang membuatku kesal. Orangtuanya tajir, jadi duit segitu nggak ada artinya buat dia beli kaset games dan komik sebanyak itu. Beda dengan orangtuaku yang hanya pegawai negeri biasa.

*****

Saat ini kami sudah sampai di tempat berkemah. Anggota yang ikut ada 50 orang. Di tempat berkemah itu, rupanya tak hanya ada mahasiswa dari kampus kami, dari kampus lain juga ada. Saat turun dan mengangkat barang-barang, semua anggota genkku sibuk mengurus barang-barang ceweknya. Tuch cewek-cewek banyak bener bawaannya. Kalau aku, beeuuhhh jangan di tanya, cuma satu ransel cukup. Sama kaya cowok-cowok yang lain. Sebagai ketua, aku harus memberikan arahan kepada anggota. Bagaimanapun mereka adalah tanggungjawabku. Setidaknya itulah yang tertulis di surat izin dari kampus.

“Perhatian seluruhnya..! siap gerak..! istirahat di tempat gerak..!” ucapku dengan suara ngebas yang lantang. “Kita berkemah di zona 3, tepatnya di atas sana..! kira-kira 1 km lagi..!” ucapku sambil menunjukkan arahnya. “Kita mempunyai 5 tenda. Cewek cowok pisah..! 3 tenda cowok dan 2 tenda cewek..!” saat mendengar cewek cowok pisah, ada aja yang menyahut tidak setuju. “Selama seminggu di sini. Akulah yang bertanggungjawab mengenai segalanya, termasuk keselamatan kalian. Kalau ada yang berani melanggar peraturanku. Kalian tahu sendiri akibatnya..!” ancamku sambil mengerakkan jemariku membentuk tinju dengan gerak lambat dan terdengar bunyi ‘kreetaak’ dari jemari tanganku. Mereka tahu kalau aku jago berantem dan kalau membuatku marah semuanya tahu kalau orang tersebut akan berakhir di UGD. Oia.. aku lupa bilang kalau aku sering keluar masuk kantor polisi karena tawuran. Nggak pernah di penjara sech, cuma selalu di ceramahin panjang lebar, ya.. itu karena dulu masih di bawah umur. Kalau sekarang sudah jarang tawuran, paling cuma berantem-berantem ringan. Keren nggak tuch jalan hidupku. Jangan kaget.. biasa ajalah.. hehehhehe..!!

Oke saatnya mendaki gunung ke zona 3. Masing-masing cowok itu sibuk mengangkat barang-barang pasangan mereka masing-masing dan meninggalkan barang-barang penting untuk berkemah, seperti tenda, peralatan masak, peralatan makan, stock makanan dan lain-lain. Sontan dunk aku emosi saat mereka mulai beranjak pergi menuju tempat berkemah.

“Wooii…!! yang cowok ngumpul. Yang cewek silahkan pergi duluan..!” teriakku. Mulai dech yang cewek-cewek merajuk and manja-manja sama cowoknya. “Oppa.. berat.. aku nggak bisa sendiri..!” ucap cewek yang memakai bando pink. “Sunbae nanti saja ngumpulnya..! antar ini dulu..!” pinta cewek yang lain dengan manja. Ciihhh.. udah tahu berat, kenapa malah bawa barang seabrek-abrek. Lain lagi dengan Si Heechul, seakan tidak mendengarkanku dengan terus mengobrol dengan pacar barunya.


“Yaaaa.. Kim Heechul.. kau cari mati ya..!! cepat kumpul..!” teriakku padanya. Teman-teman cowokku yang mulai melihat ku naik darah mulai berkumpul mendekatiku. Setelah mereka berkumpul semua, aku mulai buka suara.

“Guys..! aku tahu kalian ingin bersenang-senang dan bermesra-mesraan dengan pasangan masing-masing. Tapi ingat juga dunk.. kalian kemari atas nama kampus. Ini kegiatan bersama. Tolonglah pengertiannya. Baru sampai saja, kalian sudah tidak menunjukkan kerja sama tim. Kalian biarkan barang-barang yang paling penting dalam perkemahan ini tergeletak begitu saja. Aku tahu, setelah sampai di atas kalian pasti capek dan tidak mau turun lagi untuk membawa barang-barang ini. Sementara kalian semua di atas, siapa yang bakal menjaga dan membawa barang-barang ini? Aku dan beberapa teman lain yang kalian suruh, gitu? Tega amat kalian..!” ucapku kesal dan mereka terdiam sejenak. “Karena hari sudah semakin sore dan kita harus menyiapkan ini itu, ayolah sekarang kita angkat semuanya ke atas..!” ajakku dan mulai mengambil barang yang akan ku bawa dan merekapun mengikutinya.

********

Sesampainya di atas, kami mulai membagi tenda dan tugas. “Tim tenda 1 dan 2, kalian bangun ke 5 tenda ini..!” ucapku sambil menunjukkan tenda-tenda dan peralatannya serta lokasi yang bagus untuk membangun tenda-tenda itu. “Tim tenda 3 dan 4, kumpulkan ranting dan kayu-kayu untuk memasak dan membuat api unggun. Kumpulkan yang banyak..!” perintahku. “Tim tenda 5, bersihkan perkarangan di sekitar tenda kita dan taburkan garam disekeliling tenda serta buat lingkaran besar dengan garam tersebut di perkarangan sekitar tenda kita..! Ayo cepat laksanakan..!” perintahku. “Oppa.. buat apa sech kita menaburkan garam?” tanya pacarnya Heechul. “Supaya binatang melata tidak memasuki tenda dan perkarangan kita. Apa kau mau waktu tidur ada ular yang menari-nari di kakimu..!” ucap Heechul mengoda pacarnya sambil tertawa. Sementara aku hanya memutar bola mataku melihat tingkah mereka.

Saat aku mengalihkan pandanganku, aku melihat seorang namja yang menatapku dengan seksama. Mata kami bertemu, tidak berapa lama dia lalu pergi menyusul teman-temannya. Sepertinya dia mahasiswa dari kampus lain. Soalnya aku belum pernah melihatnya. Ya.. ya.. ya.. aku tahu kalian pasti bilang dia tampan dan keren. Aku tahu yang kalian pikirkan. Kalian pasti berpikir ,apa aku jatuh hati padanya? Hahahaha.. kalian memang suka menyimpulkan seenaknya ya..!! aku buka tipe orang yang jatuh cinta pada pandangan pertama. Lagi pula aku sadar diri kok, cowok tampan dan keren seperti itu mana mungkin menyukai cewek sepertiku. Dia pasti mencari cewek yang bening-bening. Putih, tinggi, mulus, seksi, feminim dan lain-lain. Bukan aku banget dech.

********

Sudah tiga hari kami berkemah di gunung ini. Memang sech pemandangannya indah tapi bagiku acaranya cukup membosankan. Yaa.. secara aku sudah sering berkemah. Acaranya ya itu-itu aja. Kegiatan kami selama disini sudah disusun oleh wakil ku itu. Ya siapa lagi kalau buka si anak rese’, Kim Heechul. Dia yang menyusun semua jadwalnya, jadi aku cukup mengikutinya saja, karena aku tidak mau repot, capek tahu. Hari ini kami tidak akan mencari jamur atau lomba ketangkasan lainnya. Hari ini waktunya bebas. Kami menuju air terjun yang letaknya cukup jauh dari tempat kami berkemah. Semua pada asyik bermain air di sekitar air terjun itu bahkan ada yang berenang. Ternyata tak hanya anak-anak dari kampus kami yang bermain di sana. Banyak juga anak-anak dari kampus lain dan orang-orang yang sengaja datang untuk berlibur. Naahh.. para cewek cowok yang jomblo mulai dech tuch tebar pesona sana sini. Kalau kau bertanya apa yang kulakukan? Aku hanya bisa menjawab, “Nanti kau juga akan tahu sendiri.” Jujur.. dari semua cabang olahraga yang ku kuasai, sebenarnya aku tidak bisa berenang. Ya.. karena memang tidak pernah belajar berenang sech dan satu-satunya orang yang tahu aku tidak bisa berenang adalah Heechul. Dari pada melihat orang bermain air, mending aku pergi ke atas tebing air terjun itu. Jalan menuju kesana agak susah sech. Cewek biasa kayanya ogah dech naik kesana.

Pemandangan dari atas tebing air tejun ini sangat indah. Tinggi air terjun ini kira-kira 40 m lebih. Hhhmm.. lumayan tinggi.

“Apa kau mau melompat?” tanya seseorang tiba-tiba dan tentu saja aku refleks membalikkan badan ke arahnya.

“Menurutmu?” tanyaku balik.

Kalau kau bertanya siapa dia? Dia adalah Choi Si Won. Ketua kelompok dari kampus lain yang berkemah di zona 4, setengah km dari zona 3. Kami berkenalan saat mengikuti lomba ketangkasan antar kampus yang diselenggarakan pengelola pariwisata gunung ini. Jujur kuakui dia sangat hebat, pintar dan jago olahraga. Ku dengar gossip dari anak-anak cewek kalau dia kuliah di Fak. Kedokteran dan anak orang kaya. Ya.. sepertinya itu benar, kalau di lihat dari pembawaannya.

“Sebaiknya jangan. Kau bisa cedera..!” sarannya.

“Ooh.. menurutmu begitu..!” ucapku. “Apa kau mengikutiku?” tanyaku to the point.

“Heh? Tenyata kau geer juga ya..!” ucapnya

“Heh..! apa kau pikir aku tidak mengetahui kalau kau sering memperhatikanku..!” ucapku sambil menatapnya dengan tajam.

“Tenyata kau peka juga ya..!” pujinya sambil tersenyum.

“Lalu apa maumu..?” tanyaku.

“Tidak ada..! aku hanya tertarik saja padamu..!” ucapnya ringan.

“Ya.. terserahlah..!” ucapku tidak peduli dan aku duduk di atas tebing air terjun itu.

“Apa kau sudah punya pacar?” tanyanya yang duduk di sampingku.

“Belum..!” jawabku.

“Wae..?” tanyanya.

“Apa kau buta? Kau sendiri juga tahukan kenapa tidak ada cowok yang tertarik denganku..!” ucapku kesal dengan pertanyaannya yang sok polos itu.

“Bagaimana dengan cewek? Apa mereka juga tidak tertarik..?” tanyanya lagi.

“Kau gila ya..! memangnya aku lesbi apa..!” ucapku makin kesal.

“Hehehehehe… !! Ya.. siapa tahu. Kalau untuk ukuran cowok, kau itu keren sekali tahu..!” ucapnya sambil tertawa. Dia ini memuji atau menghina sech. Aaahh bodo amat, lebih baik aku diamin aja dech. “Bagaimana kalau pacaran denganku saja..!” ajaknya.

“Ha..ha..ha.. lucu..!” sindirku.

“Setidaknya hidupku tidak akan membosankan kalau berpacaran denganmu..!” ucapnya tulus.

“Jadi cuma karena itu..!?” tanyaku.

“Ne..!” jawabnya.

Gila juga nie cowok. Tapi penawarannya menarik banget, aku gila, kalau aku bilang tak tertarik berpacaran dengan cowok hebat, pintar, tajir, tampan dan jago dalam hal apapun seperti dirinya. Itu merupakan impian setiap gadis sepertiku. Lagi pula mungkin aku juga tidak akan terus-terusan merasa bosan seperti ini.

“Boleh..! itupun kalau kau bisa menangkapku..!” ucapku sambil berdiri dan mendekati bibir tebing.

“Apa maksudmu..!?” tanyanya sambil berdiri melihatku.

“Catch me if you can..!” ucapku sambil tersenyum lalu loncat bersama air terjun yang jatuh menuruni tebing itu. “Huuuuuaaaaahhhhh…!!” teriakku saat merasakan tubuhku melayang dan badanku basah terkena cipratan air yang turun. Sensasinya sungguh luar biasa. Aku bahkan tidak peduli kalau aku harus mati.

“Riiiinnn-aaahhh..!” terdengar suara orang yang meneriakkan namaku. Tapi aku tidak tahu itu siapa, suaranya samar-samar, karena suara air terjun yang jatuh bersamaku sungguh membuat telingaku sakit dan darahku berdesir hebat.

Tidak berapa lama kepalaku terhempas masuk kedalam air. Rasanya sakit sekali. Sepertinya aku mendadak pingsan. Saat aku membuka mata, aku sudah berada dalam pelukan Choi Si Won. Hahahaha..!! sepertinya dia ikut terjun bersamaku. Ku lihat raut wajahnya menunjukkan kekhawatiran dan berkali-kali pula dia memanggil namaku, “Rin-ah.. Mi Rin-ah..!” ucapnya sambil menguncang tubuhku. Sementara aku cuma bisa batuk-batuk karena air yang masuk ke mulutku.

Lalu terdengar suara Heechul yang memanggil-manggil namaku. Hahahahaha…!! sepertinya dia juga khawatir. Dia mengambilku dari pelukan Siwon dan membawaku ke tepi sungai. Dia mengangkatku dan mendudukanku di batu serta menepuk-nepuk tengah pundak belakangku. Aku masih batuk-batuk mengeluarkan air yang masuk ke rongga pernapasanku. Rasanya sungguh sesak sekali dan tentu saja dingin. Dua orang teman satu genk ku melepaskan jaket mereka dan memberikannya padaku dan Heechul. Setelah aku mulai bisa bernapas dengan normal, “Yaaaa.. Park Min Rin..!! apa kau sudah gila..! kau kan tidak bisa berenang.. kenapa pakai acara terjun bebas seperti itu..!” ucapnya penuh emosi. Aku tidak bisa menyahut kata-katanya, karena aku tidak punya tenaga lagi untuk itu.

“Tenanglah..!” ucap Siwon menarik pundak Heechul. Lalu dia mendatangi dan jongkok di dekatku. “Kau tidak apa-apa? Mana yang sakit?” tanyanya sambil mengenggam tanganku yang menggigil. Aku hanya diam, karena memang aku belum merasakan sakit di sekujur tubuhku. Kemudian dia memeriksa bola mataku dan detak jantungku dari nadi di pergelangan tanganku. “Pernapasanmu sudah kembali normal. Sepertinya kau juga tidak mengalami tanda-tanda shock. Apa badanmu sakit?” tanyanya dengan tenang, dia sudah seperti dokter betulan.

“Apa badanmu sakit..?” tanyaku balik karena ku tahu dia juga melompat di air terjun itu sama sepertiku.

“Sedikit..!” ucapnya.

“Hahahaha… berarti sama..!” ucapku sambil tertawa dan dia hanya tersenyum.

“Kau masih bisa tertawa..? Hah.! tidak bisa ku percaya..! tadi kau hampir mati tahu..!” ucap Heechul kesal.

“Tapi buktinya tidak tuch..!” ucapku seraya berdiri. Namun badanku sedikit oleng ketika berdiri. Entah kenapa sepertinya tubuhku lemas sekali. Untung ada Siwon yang menangkapku.

“Mau kugendong?” tawarnya.

“Tidak usah..! biar aku saja..!” ucap Heechul lalu menarik tanganku dan membopongku. “Dia ini tanggungjawabku..!” ucapnya. Lalu kamipun pergi ke kemah kami. Disana aku berganti pakaian, entah kenapa badanku benar-benar merasa lemas dan capek, lalu akupun ketiduran.

*********

“Kau sudah bangun..!” sapa Heechul saat aku membuka mataku.

“Ohh.. jam berapa sekarang?” tanyaku sambil mengusap-ngusap mataku.

“Jam 7 malam..!” ucapnya sambil mengambil segelas air untukku.

“Gomawo..!” ucapku lalu meminumnya.

“Apa badanmu ada yang sakit?” tanyanya dan aku hanya menggeleng.

“Ya sudah.. makan ini dulu..!” ucapnya sambil menyerahkan semangkuk sup padaku.

“Ne.. gomawo..!” ucapku.

Namun sebelum aku menyendok sup ke dalam mulutku. “Min Rin..!! ada cowok ganteng mencarimu..!” ledek teman satu genkku yang memanggilku di luar tenda. “Nugu..?” sahutku. “Choi Si Won, ketua zona 4..!” jawabnya. “Ne.. tunggu sebentar..!” sahutku. “Kau istirahat aja dulu. Biar aku saja yang menemuinya..!” ucap Heechul. “Tidak usah.. aku tidak apa-apa kok..!” jawabku santai. Aku pun keluar menemuinya sambil memegang mangkuk sup ku.

“Ada apa?” tanyaku sambil duduk disampingnya.

“Oohh.. kau baru makan ya..!” ucapnya saat melihat mangkuk supku masih penuh.

“Apa kau mau?” tawarku.

“Tidak, terima kasih. Aku sudah makan. Silahkan lanjutkan..!” ucapnya dan akupun memakan supku. Sumpah.. aku lapar banget.. secara dari siang perutku belum diisi.

“Tadi sore aku kesini. Teman-temanmu bilang kau lagi tidur. Apa ada yang sakit?” tanyanya khawatir.

“Aniyo..! Cuma badanku masih lemas saja..!” jawabku sambil memakan supku.

“Nie aku bawakan obat.. makanlah obatnya sehabis makan..!” ucapnya.

“Ne..! Gomawo..!” balasku.

Tiba-tiba dia memegang keningku. “Tidak panas..! aku kira kau akan demam malam ini..!” ucapnya sambil tertawa

“Oohh.. ayolah.. aku tidak selemah itu..!” balasku dan kamipun tertawa.

“Kenapa kau nekat begitu?” tanyanya.

“Hahahaha.. karena aku bosan..!” jawabku ringan.

“Hahahaha.. kau benar. Saat melompat dari atas air terjun itu, aku merasakan sensasi yang luar biasa. Aku.. aku merasakan hidup kembali..!” ucapnya gembira.

“Hahahaha.. persis seperti itulah yang kurasakan..! benar mengasyikkan.. kapan-kapan aku mau mencobanya lagi.. hehhehehhe..!!” ucapku senang.

“Hahaha.. dasar cewek gila..!” ucapnya.

“Kau juga..!” balasku.

“So.. hari ini kita resmi berpacaran..!!” ungkapnya.

“Hahahaha.. ternyata kau masih ingat. Karena kau sudah menangkapku, jadi baiklah..!” ucapku sambil tersenyum.

Begitulah awal mula kami berpacaran. Aneh memang, karena tidak di landasi oleh cinta. Tapi mau apa lagi, inilah hidupku. Kalau dipikir-pikir, aku termasuk cewek yang beruntung. Secara, pertama kali punya pacar, cowokku ganteng gila.. T.O.P B.G.T dech pokoknya hehehehe..!! Empat hari kedepan di tempat camping kami habiskan dengan berbagai kegiatan yang sudah terjadwal. Hubunganku dengan Siwon pun berjalan dengan baik dan kami semakin akrab, berbeda dengan hubunganku dengan Heechul yang semakin memburuk. Ketika semua orang kaget dengan berita kami berpacaran, Heechul malah kelihatan aneh nggak jelas gitu. Terkadang dia marah nggak jelas dan ngambek seperti anak kecil. Dia juga semakin sering membuatku stress dan kesal minta ampun. Cewek barunya saja terkadang tidak tahan dengan sikapnya yang berubah-ubah. Hari terakhir berkemah sebelum kami naik bus untuk kembali ke Seoul. Siwon memanggilku, kami berbincang-bincang sedikit. Sementara Heechul sudah berteriak-teriak memanggilku, “Yaaa.. Park Min Rin..!! apa yang kau lakukan.. ayo cepat..!”. Cowok rese’ itu membuatku malu saja di depan anak-anak dari kampus lain. “Hehehe.. ya sudah.. berangkat sana..! nanti di Seoul kita bisa ketemu dan berkencan seperti pasangan yang lainnya. Nanti aku akan menghubungimu..!” ucapnya seraya mencium pipi kananku dan diikuti sorak-sorai dari teman-teman kami yang lain, “Jiiiiaaaahhhh… suuuiittt… suuuiiittt… hahahahahaha…!!”. Mereka membuatku malu saja dan akupun memukul dada Siwon, sedangkan pria itu hanya tersenyum. “Ya sudah.. bye..!” ucapku seraya pergi meninggalkannya. Omo..!! perasaan apa ini..! aku.. senang..? hahahaha… sepertinya begitu. “Kenapa mukamu begitu? Apa kau senang? Cciiihhh.. kaya baru pertama kali di cium saja..!” ucapnya kesal. “Memang..!” ucapku sambil naik ke bus dan duduk di bangkuku.

********

Hari ini adalah hari yang cerah. Ya.. kau tahulah. Mentari bersinar terang, kicauan burung yang merdu, dan bunga yang bermekaran dengan indah. Ya.. hari seperti biasanya pada musim semi. Begitupun dengan di kampus. Semua sama..! Kalau kau bertanya apakah membosankan..!? Hhhmm aku rasa tidak lagi. Mungkin karena hari ini aku bersamanya. Hari ini Siwon datang lagi menemuiku di kampus. Tuch anak benar-benar keren. Gayanya waktu turun dari mobil, beeeuuuhhh… keren abis ccooyy…!!

Semua mata menatapnya, apa lagi cewek-cewek yang seperti cacing kepanasan saat melihatnya. Mereka pasti iri banget melihat aku bisa bersama cowok tampan sepertinya. Hahahahaha..!! memikirkannya saja sudah membuatku tertawa dan senyam-senyum nggak jelas gini.

“Apa ada yang lucu..?” tanyanya.

“Aaahh… nggak.. hehhehehe..!!” jawabku sambil tertawa.

“Dasar cewek aneh..!” ucapnya.

“Hahahaha.. kali ini kumaafkan kau, karena kau adalah pacarku.. hehehehe…!!” ucapku.

“Memang apa yang bakal terjadi, kalau aku bukan pacarmu..!?” tanyanya.

“Pasti bakal mampus seperti mereka.. hehehehe!” ucapku sambil menunjuk namja-namja yang bonjok setelah kuhajar karena mengganggu teman-teman cewekku.

“Kau yang menghajar mereka..!?” ucapnya tidak percaya dan aku hanya menggangguk.

“Jadi kau belum tahu apa-apa soal dirinya? Ckckckckck.. pacar apaan tuch..!” ucap Heechul yang tiba-tiba muncul bersama ke tiga anggota genk kami.

Lalu Heechul duduk di sampingku dan merangkul pundakku seperti biasanya, “Apa nanti kau ikut..?” tanyanya.

“Aniyo..! aku mau kencan dengan Siwon..!” jawabku sambil memandang Siwon yang sepertinya tidak suka melihatku di rangkul Heechul.

“Yaaahhhh…!” ucap mereka lesu.

“Ajak aja dia..!” saran temanku yang berbaju biru.

“Memang kalian mau kemana..!?” tanya Siwon.

“Ya ikut balap motorlah..!! Min Rin itu selalu menang kalau ikut balap motor. Makanya semua bengkel yang ada di Soeul berlomba-lomba membujuknya untuk menjadi wakil mereka dalam ajang balap motor ini. Acara ini rutin setiap 2 minggu sekali. Illegal legal sech..! kau ngertikan maksudnya illegal legal..?” jelas temanku yang memakai topi.

“Ya aku tahu. Kegiatan yang sebenarnya tidak boleh, tapi bisa di perbolehkan. Kalian main suap?” tanyanya.

“Hahahahaha… kau betul-betul anak orang kaya ya..!! Mana mungkin kami main suap..!! uang dari mana..? dari hongkong..!! hahahahaha..!” ucap Heechul tertawa terbahak-bahak dan di ikuti teman-teman yang lain.

“Mianhae Siwon.. maksudnya ini acara dunia malam. Acaranya illegal, tapi akan menjadi legal kalau kau tidak tertangkap polisi..!” jelasku.

“Kau sering ikut acara ini..!” tanyanya padaku dengan tampang yang sedikit tidak percaya.

“Kadang-kadang sech, kalau lagi mood aja..!” ucapku santai.

“Apa kalian tidak takut tertangkap?” tanyanya serius.

“Hahahahaha… tentu saja takut..!” ucap teman-temanku sambil tertawa.

“Justru karena takut itu, makanya kami berusaha supaya tidak tertangkap..!” jelas Heechul. “Park Min Rin..! apa kau jadi ikut..!?” tanyanya padaku.

“Nggak aahhh..!! aku takut Siwon tertangkap..!” jelasnya.

“Ciihh.. lemah..!” sindir Heechul sambil mencibir padaku.

“Kita pergi saja..! kau bisa memakai motor kalau kau mau ikut bertanding Min Rin-ah..!” jelas Siwon.

“Min Rin-ah??” kompak teman-temanku, lalu mereka mulai tertawa terbahak-bahak. “Hahahaha.. perutku geli sekali..!” ucap temanku yang berbaju biru.

“Yaaaa.. kalian itu kurang ajar sekali..! cari mati ya..??!” bentakku.

“Mianhae Min Rin..!! hahahaha.. kami baru sadar kalau kau itu cewek.. hahahaha..!!” ucap teman genkku yang berbaju biru.

“Kalian ini..!!” geramku kesal dan menjitak kepala mereka satu persatu.

“Aaauuhh… yaaa.. kenapa aku juga..!! akukan tidak mengejekmu..!” kesal Heechul.

“Sudah.. sudah.. RinChul hentikan..! So.. Min Rin..! kau jadi ikutkan..!? kalau iya kami tunggu di tempat biasa..!” ucap temanku yang berkaos merah, sedangkan yang lain melerai kami supaya tidak berantem lagi.

“Ne.. aku ikut..!” ucapku setelah melihat anggukan dari Siwon dan mereka pun pergi.

“RinChul..? itu panggilan kalian berdua. Panggilan yang manis, kalian seperti pasangan saja..!” ucapnya dengan nada yang aneh.

“Omo..!! kau cemburu ya.. hehehhehe..!!” ucapku sambil tertawa.

“Aniyo..!” bantahnya.

“Hahahahaha.. ucapanmu mengelikan sekali..! pasangan dari hongkong..! kami itu partner..! ya.. meskipun aku tahu dia menyukaiku..!” ucapku santai.

“Jadi beneran dia menyukaimu..? dia sudah mengatakannya ya..!!?” tanya Siwon.

“Ya.. dua hari setelah kita pulang dari camping..! Tapi aku menolaknya, bagiku teman ya teman, sahabat ya sahabat, tidak lebih dan tidak kurang. Aku tidak mau merusak hubungan ini..! Ehh.. tunggu dulu.. kau tahu dari mana dia menyukaiku..?” tanyaku penasaran.

“Sehari sebelum kalian pulang ke Seoul, dia mendatangiku. Menanyakan bagaimana perasaanku padamu dan menyampaikan isi hatinya tentangmu padaku. Anak itu benar-benar mirip denganmu. Langsung to the point..!” jelasnya sambil tersenyum.

“Terus kau jawab apa?” tanyaku penasaran.

“Hhhmmm.. akan ku jawab kalau kau menang balapan malam ini..!!” ucapnya sambil tersenyum nggak jelas dan aku memanyunkan bibirku tanda tidak menyukai jawabannya barusan dan dia hanya tertawa melihat ekspresiku barusan.

Hubungan yang di mulai tanpa cinta, menurut kalian akan berkembang sampai mana?? Ini sudah hari keempat belas setelah kami resmi berpacaran. Kalau kalian bertanya apakah aku menyukainya? Aku hanya bisa menjawab ‘Mungkin’. Ya.. mungkin saja aku menyukainya, mungkin juga tidak. Yang jelas setiap kali bersamanya, hidup ini tidak terasa membosankan. Bersama dengannya aku mulai mengenal dunia-dunia baru yang sebelumnya malas aku masuki. Dia tidak memaksaku memasuki dunianya, dia cuma mengajakku dan selebihnya tergantung keputusanku. Sama seperti ketika dia mengajakku ke butik langganan keluarganya.

Flashback mode on

Disana dia memilihkan gaun-gaun yang bagus untukku dan aku hanya menatapnya dengan tajam. Ya.. gila aja, masa’ aku di suruh pakai gaun.. ya mana pantas.. Oh My God..! anak kecil juga tahu kali.

Kau tahu apa katanya, “Kalau nggak di coba ya mana tahu..!”

“Yaa.. Siwon..!!” ucapku kesal namun di potongnya.

“Siwon-ah, Min Rin-ah..!” ucapnya mengingatkanku mengenai panggilanku untuknya.

“Hah.. ya itu..!” ucapku tidak peduli.

“Ya apa..!?” tanyanya dengan ekspresi yang tidak suka.

“Siwon-ah..! aku ini tidak cocok memakai gaun dengan model apapun..!” ucapku penuh penekanan saat mengucapkan namanya.

“Makanya di coba dulu.. ini..!!” ucapnya sambil menyerahkan gaun yang berwarna pink lembut padaku dan aku kembali menatapnya tajam. “Kalau kau tidak suka dan tidak cocok, ya kita tidak akan membelinya, gampangkan..!” ucapnya santai.

“Arrgghhh.. kau membuatku gila..! dengarkan aku. Mungkin aku memang tinggi seperti model, tapi pembawaanku bukan seperti model..! Nah.. kau lihat kulitku, tidak seputih dan semulus cewek-cewek pada umumnya. Nah.. sekarang lihat tangan dan kakiku, banyak bekas lukanya. Kalau aku memakai gaun seperti ini, ini hanya akan membuatku malu. Bekas luka ku tampak di mana-mana. Ujung-ujungnya nanti kau juga yang akan malu..!” ucapku menjelaskan panjang lebar sambil membuka jaket ku dan menaikkan celana gombrangku supaya dia bisa melihat bekas luka-lukaku.

“Hahahahaha…! Kau ini lucu sekali..!” ucapnya sambil tertawa terbahak-bahak dan semua pelayan di butik itu kaget melihatnya tertawa seperti itu. “Hahahahaha..!! jadi itu masalahnya..! kenapa kau tidak bilang. Sekarang aku tanya, apa kau malu dengan bekas luka-luka mu itu..?”.

“Mana mungkin..!! ini bukti kalau aku ini hidup tahu. Semua bekas luka ku ini memiliki kenangannya masing-masing. Kejadian dan pengalaman yang ku alami selama hidup terukir di sini..! ini saksi bisu dari kisah hidupku..!” jelasku bangga.

“Lalu kenapa malu, kalau orang melihatmu dengan gaun yang menunjukkan bekas lukamu itu..!” tanyanya.

“Dasar pabo..! ya jelaslah malu. Kesannya nggak pantes aja gitu.. kaya nggak tahu diri gitu akunya..!! ntar orang jadi membanding-bandingkanku dengan cewek-cewek disekelilingku. Aku paling anti di begituin..!” ucapku kesal.

“Hhmm.. kalau begitu coba pakai long dress berwarna biru kobalt ini. Gaunnya menutupi tangan dan kakimu, jadi bekas lukamu tidak akan kelihatan. Tapi kau juga akan kelihatan seksi karena leher sabrina gaun ini akan sedikit menampakkan bahu dan leher jenjangmu yang indah. Terlebih lagi gaun ini sangat cocok kalau dipadukan dengan potongan rambutmu yang pendek itu. Naaahh… sekarang cobalah..!” perintahnya dan para pelayanpun mengangguk-angguk dengan penjelasannya tentang fashion.

“Hah? Sepertinya kau ahli sekali..!” sindirku.

“Percayalah.. ibuku mengajariku dengan baik..!” ucapnya sambil tersenyum manis.

“Ya..ya..ya.. kelihatan jelas kalau kau sering kemari bersama ibumu..!” ucapku seraya meninggalkannya dan menuju fitting room.

Dan saat aku mencoba gaun itu. Woooww… I’m the sexy lady..!! hehehehhe..!! Aku pun keluar dan melihatnya, seperti dia memandangiku dengan seksama.


“Nggak cocokkan?” tanyaku saat ku lihat dia mulai mengusap-ngusap bibirnya dengan telunjuk kanannya.

“Aku ambil yang itu. Gaun itu cocok sekali denganmu. Kau akan kelihatan lebih cantik lagi kalau sudah berdandan.!!” ucapnya senang.

Fiiuuhh.. syukur dech ternyata pendapatnya sama denganku. Soalnya baru kali ini aku merasa cantik saat memakai gaun. Sebelumnya saja membayangkan diriku memakai gaun saja membuatku muntah. Ternyata Siwon benar, kita tidak akan pernah tahu sesuatu yang cocok dengan kita kalau kita tidak mencobanya. Hhhmmm.. dia memberikan sebuah pelajaran yang baru, di dunia yang baru bagiku. Kurasa kami cocok.

Flashback mode off

******

Oke.. hari ini dia menjemputku dengan motor. And.. wooooooww… motornya kereeenn bangeeett…!! Oh My God..!! motor keluaran terbaru dari Eropaaaa..!! Speednyaaa… keceng banget.. yang lain lewat dech..!! woooww.. dia benar-benar anak orang kaya..!!

“Ayo naik..!!” ajaknya saat aku melamun memperhatikan motornya.

“Aaahh.. iya..!” ucapku lalu duduk di jok belakang.

Sumpah… bener-bener kenceng bangeeettt..!! dan hal yang tidak kusangka, ternyata dia hebat juga, sepertinya di rider yang jago, sama sepertiku. Hahahahaha.. aku menemukan lagi persamaan di antara kami berdua. Oke.. but is time.. to show up my ability..!! Teman-teman satu genkku sudah menungguku di garis start. Dan 2 menit lagi pertandingan di mulai.

“Ingat ya..!! kau sudah berjanji akan menjawabnya kalau aku menang..!” ucapku mengingatkannya.

“Aku menunggumu di garis finish..!” ucapnya sambil mengecup pipi kananku dan memasangkan helm di kepalaku. Hehehehehe.. lagi-lagi aku merasa bahagia, seperti ingin melompat-lompat dan menari-nari. Hehehehe..!! Kalau kalian bertanya apakah aku sedang jatuh cinta?? Aku bisa menjawab… yesss.. yeesss… and yeess… I’m fall in love with him.. hehehehehe..!!

Aku membalap seperti biasanya, kalau boleh jujur, aku membalap lebih bersemangat dari biasanya.. hehhehe.. and today is sweet victory for me..!! dia menungguku di garis finish dengan senyum yang manis sekaaallii… hehehehehe…!! Lalu tiba-tiba suara sirine mobil polisi sudah mengema di mana-mana. “Ayo naik..!!” ucapku dan kulihat teman-temanku sudah kabur duluan. “Big brooo.. jangan lupa transfer uangnya..!” ucapku sambil mengas motorku kecang. “Oke..!!” balas bandar games ini.

Bagaimana akhirnya? Hehhehehhe.. tentu saja aku bebas dengan sempurna dari kejar-kejaran polisi itu. Soal itu maahh.. keciilll.. aku ahlinya sejak aku duduk di kelas 3 SMP. “Oke.. boss.. sekarang kita kemana..?” tanyaku padanya yang duduk di jok belakang dan sepertinya dia masih kaget karena kejar-kejaran kami dengan polisi tadi. Aku rasa ini pengalaman pertamanya.. hehehehehe..!! Ohh.. God.. hidupku terasa lebih hidup..!! “Kita ke rumahku..!” ucapnya dan kamipun langsung menuju ke sana.

Ini pertama kalinya aku kerumahnya. Gile beneeerr.. rumahnya mewah banget cooyy..!! nie rumah atau istana ya..!! gede banget..!! Aku memarkirkan motornya di depan pintu rumahnya yang besar. “Ayo masuk..!” ajaknya. “Hhhmm oke..!!” ucapku gugup. Oke.. I’m nervous..!! sesuatu yang sudah lama tidak kurasakan. I’m alive..!! hehehehehe..! dan sepertinya dia menyadarinya, diapun mengandeng tanganku untuk masuk ke rumahnya.

“Eehmm.. oke..! apa orangtuamu ada di rumah..!” tanyaku saat kami berjalan melewati beberapa ruangan.

“Ada..!” ucapnya ramah.

“Siwon-ah. Look at i..!! bagaiman bisa aku bertemu dengan orangtuamu seperti ini..?” ucapku sambil memanyunkan bibirku.

“Siapa bilang aku akan mengenalkanmu pada orangtuaku..!” ucapnya dengan raut muka yang serius.

“Hah? What..!!? oohh.. I’m sorry..!!” ucapku kaget dan bercampur malu karena dugaanku salah.

“Hehehehe.. kau ini lucu sekali..!” ucapnya sambil tertawa dan kami pun sampai di ruang keluarga. “Nah.. ini orangtuaku..!!” ucapnya dan aku kaget saat melihat orangtuanya telah berdiri menyambut kami. “Appa.. eomma..!! kenalkan..! gadis ini pacarku..!!” ucapnya tenang.

“An.. annyeong haseyo..!! chonun Park Min Rin imnida..!!” ucapku sambil memberi hormat dan tersenyum.

“Annyeong haseyo Min Rin..!!” sapa kedua orangtuanya.

“Ini pertama kalinya Siwon memperkenalkan seorang gadis kepada kami. Kau pasti gadis yang istimewa..!” ucap ibunya ramah.

“Silahkan duduk..!” ucap ayahnya.

Aku benar-benar gugup saat ini. Jantungku berdetak kencang dan mungkin mukaku sedikit pucat. Ini lebih menegangkan dari pada di kejar-kejar polisi. Oh My God..!! debaran jantungku berdetak tidak karuan setiap orangtuanya bertanya padaku. Ya.. ini mungkin hal biasa. Pasti setiap orangtua ingin mengenal lebih jauh orang yang dekat dengan anaknya. Tapi tetap saja rasa gugupku tidak berkurang, meskipun orangtuanya bersikap sangat ramah.

“Appa.. eomma..!! sepertinya dia akan pingsan kalau kalian bertanya terus..!” ucap Siwon sambil bercanda.

“Ohh.. maafkan kami..! apa kau merasa tidak nyaman..!?” tanya ibunya.

“An..aniyo..!!” ucapku gugup. Oohh.. aku tidak tahu lagi apa yang harus kulakukan dan kukatakan. Aku merasa setiap gerak-gerikku di awasi atau hanya perasaanku saja.

“Appa.. eomma.. aku sangat mencintainya.. kalau appa dan eomma mengizinkan, segera setelah aku lulus kuliah aku akan melamar dan menikahinya..!” ucap Siwon dengan tenang.

Sedangkan aku..?? kalau kalian bertanya apa yang kulakukan? Aku tidak bisa menjawabnya, karena saat itu aku telah pingsan di sofa yang empuk itu. Hahahahaha…!! Ya.. inilah kisahku dan waaalllaahhh… besok adalah hari pernikahanku. Kalian semua di undang ke pernikahanku… jangan lupa bawa kadonya ya.. hehehehehehe…!!

The End

Hahahahha.. ini cerita gaje yang ku buat.. malah mungkin paling gaje.!!🙂🙂😀

Yaaahh.. silahkan komen dech sesuka hati reader.. wkakkakaka..!!😀😛

Soalna q nggak tahu msti ngomong apa.. wkakakaka…!!😀

24 responses

  1. zumishinigami

    ada siwonnya…. hahahaha… bagus jg… tp lebih suka baca ff bumsso.. heheehehehe peace…

    21/04/2011 pukul 7:43 pm

    • hehhehe… gomawo..🙂
      y q tw zumi.. klo mates ma emg gtu.. wkakakakka..😀

      22/04/2011 pukul 4:53 am

    • hehhehe… gomawo..🙂
      y q tw zumi.. klo mates ma emg gtu.. wkakakakka..😀

      22/04/2011 pukul 4:53 am

  2. Yunie sipenyuka hijau

    Hahaha gokil …ni story tan hahaha
    Tak pikir ff apa trnyata seperti.a keingnan pribdi author untk menikah dgn siwon.,xixixi..won nich kayanya hoho
    Ok dtggu karya 2 yg lain dr yadong,rmantis,mistery, mpe karya yg gajebo (gak jelas bo’) hahaha

    22/04/2011 pukul 12:10 am

    • hehehe gomawo yun..🙂
      hahhahaha.. pnympaian hsrt ma siwon lwt os yun..😀
      oke.. oke..🙂

      22/04/2011 pukul 4:58 am

  3. chiby

    unik bgt critanya. . . ntu orang beruntg bgt hdp nya. . . hmm. . .
    suka. . . .

    22/04/2011 pukul 4:01 am

    • hahhahaha.. pngen jd dy.. biarpun dlm mimpi.. wkakkaka..😀

      22/04/2011 pukul 5:01 am

  4. sexeh leideh..

    hohoho..
    park min rin..
    beda marga nya aja tuh ma nama korea ku.. #plak!
    seruu.. seruu..
    bner2 CRAZY GIRL!!
    suka ma peran wonppa dsini..
    hehehe..
    min rin kok kya aku aja ya?!
    hohoho,,, suka maen bola ma cwok cing..
    kekek..
    LANJUT unn k new epep..
    DAEBAK bgt..😄

    22/04/2011 pukul 4:49 am

    • nm korea q tuch.. hehhehehe..🙂
      hahhahaha… emg margana sexy lady ap??
      hehehhehe… gomawo..😀
      park min rin itu karakter yg ad d setiap dri ce tomboy..
      sma dunk chingu.. hehehhehe..
      hehehhehehe… oke..🙂

      22/04/2011 pukul 11:52 am

  5. Mia queen

    Hahahahahahahahahahahahahahahahahaha…. Emg gilaaaaa.. In hasrat author nie yg mengimpikan ky’ gtu.. Wahhh, wonppa cool bngett… Mau dunk… Oy sob, sbgai shbatmu x in mia bgga bngett deh.. Ky’nya, klo mu asa trus hbi mu in.. Mia yakin dech, akan jadi pnlis hndal komik/novel plus naskah akan datang….hehehe, authorny melayang tuch krna pujian ku…hokhokhok

    22/04/2011 pukul 8:37 am

    • hahahhahahah… kn qt satu perguruan d smpng RSJ.. wkakkaaka…😀
      jgn coba2 mbat siwon gw y mi… tak rela aq…😛
      hahhahahhhahhaha…. q udh nympe nirwana nie mie… wkakkakaka…😀😀
      amiiinnn… mdh2an q jd penulis handal,,,😀🙂

      22/04/2011 pukul 12:50 pm

  6. Atin

    Huaaaaaaa adweeeeeeeeeeee,, intaaaaaaaaan., pengen jitak,tonjok,bunuh ..oppaq masa dipasangin ma cew lain.,
    Baru kmren patah hati d elf IND difolback ma oppa,pdhl tu cew ngefans ma eunhyuk bkn dy.ah oppa sarap..aq mau jg difolback ato paling ga diblz mentionq.huaaaa😦
    Bagus sich cara u nyeritain,tp tetep z aq patah hati #lebay..
    Terus berarya y,ngemng2 nama tu cew kaya nama koreaq han min rin,,tomboy hampir sama.
    Oppaaaaaaaa *kumat*😀

    22/04/2011 pukul 12:32 pm

    • bkn ce laen atin… it aq.. u luply sista yg cakep ini.. wkakkakaakka…🙂😀😛
      hahhahaa… kacian..3x😛
      anggap aj u yg jd ce na.. gmpangkan.. wkakakkaa..😀
      brrti cm marga kita aj y beda.. wkakakkakaka…😀

      22/04/2011 pukul 12:47 pm

  7. dini ramadhani

    aahahah kocak dah tiap baca obrolan rinchul wkwkwk
    knp berasa bgd yach si min rin tomboys abis dah
    tuh kan tuh kan si atin mule de kesambet di web orang wakakakakk msh ada ILU Tin!!!!
    hmmm bingung mo ngomong apa yg jls saiia tunggu di OS kamu berikutnya

    22/04/2011 pukul 3:44 pm

    • hehehe..😀
      karakterna emg d bwt tomboy bgt..🙂
      oke.. sip…🙂

      23/04/2011 pukul 5:47 am

  8. Atin

    Intan : o itu kamu.,sista aq lempar granat ah.haha
    Kak dini : hahaha,iy nee saya cemburuan,,jd kesambet gt.,
    Iy mch d ilu ma park hae jin..emansipasi wanita,poliandri..haha

    22/04/2011 pukul 6:17 pm

    • huaaahh… tiaaarraaapp… hehhehehe…😛

      23/04/2011 pukul 5:56 am

  9. Bualahhh…. ngiri dah sama min rin…
    dapet cwo prtama sekaligus terakhir yang guanteeeeennnggg buangeettttzzzz,,,, sama keeerreeeennnndddd buangetttzzzz….. *lebay mode on*
    ya udah lahhh,,, klo hee oppa di tolak,,, mending sma aQ ajja oppa…. #pllakkkkk#
    okeee,,,, aQ tunggu next FF dari kak intan….

    23/04/2011 pukul 5:16 am

  10. aq maw tnya niie..
    aq pngen bnget pnya rambut kyk foto cwo yg pling atas yg pke jaket..
    klo maw motong rambut kyk gtu
    cocok nya di salon2 gmn ya??
    tolong d bales ya??

    27/07/2011 pukul 10:10 am

  11. poppy

    mau informasi ttng style

    30/07/2011 pukul 8:09 am

    • poppy

      answeeer pleaseeee

      30/07/2011 pukul 8:23 am

      • hhmmm fto yg pling ats y.. yg pke jaket kn.. nama co itu heechul slh satu member super junior…!!
        q g ngerti jg nm potongan rmbutna tu ap.. alna g trlalu ngerti hair style… alna bkn org salon sech.. hehhehheh….😀
        klo mw potongan ky gtu.. bw aj fto potongan rmbt org yg qmu suka… bilng aj ma org salonna bs d bwtin model ky gni g…
        g ad slon khusus… kyna smua slon bs dech bwt potongan ky gtu..!!

        31/07/2011 pukul 4:42 pm

  12. AnnisaHourai

    Keren banget loh thor ceritax…😀 aku suka gaya bahasanya yang sederhana, tapi enak di baca😀
    Lanjutin dunk Thor versi NCx, kan mereka ceritax nikah tuh *plak*😛

    22/11/2011 pukul 1:22 am

  13. tiana_amun

    wow…
    jujur, awalnya aq kira park min rin itu co apalgi pas liat fotonya. mkin dibca bru aq tau klo dy tuh ce, bhkn bkan ce sembarang. bnr2 ce hebat
    apalgi dg adanya siwon n heechul mkin semangat bcanya
    wah……… bnr2 keren nih cerita
    two tumb 4 u

    07/01/2012 pukul 5:06 am

Jangan lupa komennya..!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s