WeLCome 2 My ZoNe

Between U and Me Part 8 : Ooh Nooo…!!

Mianhamnida buat mates yg udh nunggu lama part ini..!!

N Gomawo buat mates yg msh setia nungguin FF sy ini..!!

Nah ckup curcolna… Slmt mmbaca..!! hahahhaha…😀

Cast baru..!!

Song Hye Kyo

Gadis cantik ini adalah kakaknya Lee Min Ho. Menyayangi adik satu-satunya itu dengan caranya sendiri, yaitu dengan cara menyiksa adiknya. Baru kembali ke Korsel setelah menghabiskan waktu 2 tahun di negeri paman Sam untuk menyelesaikan studinya di Harvad University. Gadis ini seangkatan dengan Lee Jun Ki. Master dalam beladiri judo dan aikido ini merupakan ketua OSIS di zamannya.

 

Suasana sore hari di Festival Budaya SMA Shinwa sungguh meriah. Makin banyak saja tamu yang berdatangan. Selain ingin menikmati stand-stand budaya, mereka juga ingin melihat penampilan klub drama dari SMA Shinwa. Klub drama SMA Shinwa merupakan teladan bagi klub-klub drama di sekolah lain. Tentu saja penampilan mereka sudah di tunggu-tunggu. Walaupun krisis pemain berbakat dan keuangan sedang mendera klub tersebut. Penampilan Kim Bum dan Kim So Eun pada drama tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton yang ingin melihat drama tersebut. Sepanjang sore anggota klub drama sibuk menyiapkan tata panggung dan atribut lainnya tanpa mengetahui kedua bintang utamanya sedang menghadapi masalah besar.

Di koridor tengah lantai satu terlihat Kim Bum memasuki koridor sayap Barat menuju kelasnya.

“Bummie..!!” panggil Hyung Joong dari arah belakang.

“Ada apa?” tanyanya.

“Dari dulu aku penasaran soal ini.” ucapnya.

“Penasaran soal apa?” tanya Kim Bum.

“Hubunganmu dan Kim So Eun. Semua yang tertulis di brosur itu memang pernah terjadikan? Sudah lama kami menanyakan soal ini, namun kau hanya diam seribu bahasa. Sebenarnya kau dan Kim So Eun punya hubungan apa?” tanyanya penasaran. “Hubungan cinta ya..!!” ucapnya sambil membentuk tanda hati.

“Tidak ada hubungan apa-apa..!” jawab Kim Bum santai.

“Lalu bagaimana kau akan menjelaskan semua hal itu, terutama kepada sunbae Lee Jun Ki..! Bagaimana kami bisa membantumu sementara kami tidak mengetahui kejadian yang sebenarnya..?” ungkapnya.

“Tidak usah menjelaskan apapun. Karena kejadian-kejadian tersebut tidak bisa dijelaskan. Cukup aku dan gadis genius itu saja yang tahu..!” jelasnya tanpa rasa panik akan hal yang akan terjadi padanya nanti.

“Apa? Kau ini..!! Kali ini habislah kau..!” ucapnya kesal akan ketidakpedulian Kim Bum akan dirinya sendiri.

“Sudah ya, aku mau ke kelas dulu..!” ucapnya lalu pergi meninggalkan Hyung Joong.

Sesampainya di kelas 1.A terlihat Park Shin Hye mendekatinya.

“Kim Bum..!! hari ini aku cantik tidak?” tanyanya lembut.

“Hah? Ah iya..!” jawab Kim Bum sekedarnya.

“Tidak kalah cantik dari Kim So Eun kan?” tanyanya lagi sambil berpose manis di depan Kim Bum

“Kau kenapa?” tanya Kim Bum.

“Jawab saja pertanyaanku..!” tegasnya. “Tidak kalah cantik dari Kim So Eun kan?” ulangnya lagi.

“De..!” jawab Kim Bum.

“Kalau begitu besok malam jadilah pasangan dansaku..!” pintanya.

“Mwo..? Shin Hye dengar ya, hari ini kepalaku pusing sekali. Banyak sekali hal-hal yang harus aku bereskan. Soal itu, besok saja kita bicarakan..!” ucapnya lalu duduk di kursinya.

“Kau begini karena brosur itukan..? Apa kau tahu banyak gadis-gadis yang patah hati hari ini begitu membaca brosur itu..?” tanyanya. Sementara Kim Bum hanya diam saja. “Aku tahu kau tidak mempunyai hubungan istimewa dengan gadis itu. Namun opini murid-murid sudah terlanjur terbentuk. Untuk itu aku menawarkan kerjasama padamu..!” jelasnya.

“Maksudmu?” tanya Kim Bum tidak mengerti dengan arah pembicaraan Shin Hye.

“Kau tahukan aku paling tidak suka di nomor duakan. Aku memang kompetitor sejati, aku akui itu. Dan melihat Kim So Eun mendapatkan perhatian yang begitu banyak dari semua orang membuatku iri. Di festival olahraga dia mendapatkannya, pada acara malam bakat tadi malam juga begitu, hari ini juga begitu. Semua memperhatikannya, seolah-olah aku tidak ada. Padahal aku tidak kalah cantik, pintar dan tenar dari dia..” ucapnya, namun di potong Kim Bum.

“Cukup..! Shin Hye aku tahu kau itu kompetitif dan egois. Namun apa hubungannya hal ini denganku. To the point saja. Kau membuat kepalaku makin pusing..!” kesal Kim Bum.

“Kalau kau pikir, menjauhi gadis jenius itu saja bisa meredam gosip diantara kalian aku rasa kau salah besar. Aku sarankan kau mencari pelarian yang efektif, yaitu aku..!” ucapnya yakin, sementara Kim Bum hanya diam saja. “Sudahku bilangkan kalau aku tidak kalah cantik, pintar dan tenar dari gadis genius itu. Kalau kita lebih sering menunjukkan keakraban kita, bisa di pastikan semua murid akan menyangka kalau kita memiliki hubungan istimewa dan gosip antara kau dan gadis itu akan mereda dengan sendirinya. Bagaimana apa kau menerima penawaranku?” tanyanya.

“Besok saja kita bicarakan..!! aku mau memikirkannya dulu..!” ucapnya lalu Shin Hye pergi meninggalkannya.

Kim Bum memang tidak terlalu memikirkan penawaran Shin Hye tersebut. Saat ini dia hanya berpikir bagaimana bisa lolos dari Lee Jun Ki. Dia tidak mungkin menjelaskan kejadian-kejadian yang ada dalam brosur tersebut. Bisa-bisa Lee Jun Ki malah semakin bernafsu menghajarnya bila tahu kejadian yang sebenarnya. Dia juga tidak ingin bertarung dengan oppanya So Eun. Belum tentu dia kalah tapi juga belum tentu dia menang, yang ada hanya bekas-bekas luka yang akan menghiasi wajah dan tubuhnya. Kalau hal itu terjadi otomatis dia tidak akan bisa tampil dengan kondisi babak belur seperti itu di drama nanti malam. Dan orangtuanya juga tidak akan tinggal diam bila melihat kondisinya begitu. Sudah pasti So Eun lah yang paling menderita kalau kejadian itu sampai terjadi. “Apa yang harus kulakukan?” batinnya. “Kenapa semua persoalan yang menyangkut gadis itu membuatku hilang akal begini?” batinnya lagi.

******

Selagi Kim Bum menyendiri memikirkan jalan keluar terbaik dari persoalan ini. Pria yang terlihat emosi mulai bertanya-tanya dimana Kim Bum. Dia menanyai semua orang yang ditemuinya, bahkan mengancam mereka. “Apa kau kenal Kim Bum? Katakan dimana dia? Katakan atau kuhajar?” teriaknya dengan emosi. Karena kehebohan yang dibuatnya, maka semua petugas keamanan mengerumuni dan berusaha menghentikannya.

Namun tentu saja mereka semua bukan tandingannya. Malah perkelahian mereka semakin meluas karena ternyata alumni-alumni dari kelas Spesial ikut membantunya. “Yoo.. Jun Ki..! Mana boleh kau mengamuk sendirian begitu tidak mengajak-ngajak kami..!” ucap sahabatnya zaman sekolah dulu. “Oia dalam rangka apa kau mengamuk begini?” tanya sahabatnya yang lain. “Menghajar orang yang mendekati adikku..!” jawabnya sambil meninju jatuh orang yang berhadapan dengannya. “Rupanya sifat sister compleksmu itu belum berubah juga ya..!” sindir sahabatnya yang berjas putih sambil menendang orang yang mau meninjunya.

Kim Joon dan Ki Bum hampir sampai ditempat perkelahian itu. Sementara Se7en, Kim Hyung Joong, Lee Min Ho, Kepala sekolah dan pak guru Bi Dam juga segera berlari ketempat tersebut setelah mendapat laporan dari petugas keamanan.

“Sunbae hentikan..!” teriak Ki Bum.

“Kau berani memerintahku Ki Bum?” tanyanya.

“Aniyo..! kumohon hentikan ini semua sunbae..!” pintanya.

“Ada apa ini? Kenapa kau mengamuk begini sunbae?” tanya Kim Joon pura-pura tidak tahu.

“Dimana Kim Bum?” tanyanya sambil menunjukkan brosur yang disimpan di saku celananya tadi.

“Matilah kita..! sunbae tahu..!” batin Kim Joon dan Ki Bum.

“Dimana diaaaa…!!?” teriaknya.

“Tidak usah berteriak begitu. Aku disini..!” ucap Kim Bum tenang.

“Kim Bum..!” kompak Kim Joon dan Ki Bum.

“Sunbae, tenanglah..! kita bisa membicarakan hal ini dengan kepala dingin..!” bujuk Kim Joon.

“Tenanglah sunbae..!” bujuk Ki Bum.

“Tenang..? kalian masih berani menyuruhku untuk tenang..!!” geram Jun Ki. “Apa kalian lupa pesanku saat meninggalkan sekolah ini..! APA KALIAN LUPA?” teriaknya kepada semua murid Spesial yang ada di situ terutama kelas 3 saat ini. “Lee Dong Hae..! ulangi lagi pesanku saat itu..!” teriaknya saat melihat Dong Hae di kerumunan yang mengerumuni mereka.

“Tolong awasi dan jaga adikku, Kim So Eun, yang akan masuk sekolah ini dari lelaki yang mencoba mendekatinya. Kalau sampai terjadi sesuatu dengan adikku kalian juga akan kuhajar. Araso??” teriak Dong Hae mengulangi perkatakan Lee Jun Ki saat kelulusannya dua tahun yang lalu.

“De Ara..!!” ucap semua murid Spesial kelas 3 yang ada disitu. Sama seperti jawaban yang mereka ucapkan dua tahun yang lalu.

“Kalian mengingatnya. Tapi mengapa membiarkan hal ini terjadi..!” teriaknya lagi. Sementara semua murid hanya terdiam membisu. “Sudahku bilangkan, kalau sampai terjadi sesuatu dengan adikku kalian juga akan kuhajar..!” ucapnya dan mulai menyerang lagi di bantu alumni-alumni seangkatannya.

“HENTIKAAANN…!!!” teriak Bi Dam.

“Bi Dam sunbae..!” kaget sahabat Jun Ki yang berjas putih saat melihat sunbae yang beda dua tahun darinya itu.

“Sunbae..! jangan menghalangiku..!” ucap Jun Ki.

“Aku tidak akan menghalangimu. Tapi aku juga tidak bisa membiarkanmu membuat murid-muridku terluka..!” ucapnya sambil memasang kuda-kuda siaga.

“Sunbae Bi Dam guru disini..!” batin pria berjas putih. “Gawat..! Benar-benar gawat Jun Ki..!” ucapnya.

“Kau bersamaku atau tidak?” tegas Jun Ki yang memasang kuda-kuda siaga (mengepalkan tangan kiri sedikit lebih kedepan namun sejajar dengan dagu dan tangan kanan yang mengepal sejajar dengan dada. Sementara kaki kiri di depan dan kaki kanan berdiri kokoh bersiap untuk maju atau bertahan).

“Tentu sajakan!” tegas pria berjas putih itu lalu memasang kuda-kuda siaga.

“SERAAAANGGG..!!!” teriak mereka berdua.

Perkelahianpun di mulai, satu persatu manusia yang ada disitu jatuh ke tanah. Darah berceceran dimana-mana. Suara “BAG.. BIG.. BUG.. BAG.. BIG.. BUG..!!!” terdengar dimana-mana. Lee Jun Ki jelas mengincar Kim Bum. Namun Bi Dam sudah berdiri menjadi tembok yang menghalanginya untuk menghajar Kim Bum. “Minggiiirrrrr..!!” teriak Jun Ki sambil berlari dan melakukan tendangan berputar kepada Bi Dam. Bi Dam menahan kaki Jun Ki dengan pedang kayunya dan perkelahian yang sengit terjadi di antara dua orang yang mantan anggota klub kendo tersebut. Cukup lama mereka bertarung sampai akhirnya Jun Ki melihat celah untuk membobol tembok pertahanan Bi Dam tersebut. Dia tidak mengambil kesempatan itu untuk menyerang Bi Dam tetapi dia mengambil kesempatan itu untuk melalui Bi Dam dan meninju Kim Bum tepat di pipinya. Kim Bum tersungkur sementara Bi Dam terperanjat karena Jun Ki bisa melalui pertahanannya. Rupanya Jun Ki semakin tangguh dari terakhir mereka bertemu. Kim Bum bangkit dengan darah bercucuran di mulutnya. Tepi bibirnya robek, pipinya lecet dan memerah. Dia memasang kuda-kuda siaga. Jun Ki mulai menyerang, kali ini serangan tinjunya ternyata di tahan seseorang dan betapa kagetnya dia saat melihat orang yang menahan tinjunya.

“So Eun..!” kagetnya.

“Hentikan oppa..!” tatap So Eun tajam. “Aku bilang hentikaaann…!!” teriaknya saat suara gebukkan masih tergiang di telinganya. Lalu semua orang berhenti saling menyerang dan terfokus pada gadis itu. Se7en, Hyung Joong, Min Ho dan Kepsek SMA Shinwa tiba bersamaan dan melihat kejadian ini.

“Cukup..! Sudah cukup..! Kalau oppa bertindak lebih jauh aku tidak akan memaafkan oppa..!” ucapnya yakin, menatap langsung mata Jun Ki dengan tajam dan masih dalam posisi menahan tinju kanan Jun Ki dengan tangan kanannya.

“Kau melindungi dia..?” tanya Jun Ki menatap tajam So Eun.

“De..!” tegas So Eun.

“Kenapa?” tanyanya menahan emosi.

“Aku tidak bisa menjelaskannya..!” tegasnya masih dalam posisi yang sama.

“KENAPA..?” teriak Jun Ki yang dalam emosi tingkat tinggi. Orang-orang yang mengenalnya tidak menyangka dia akan berteriak kepada adik yang sangat disayanginya itu.

“Saat ini dia orang yang penting bagiku..!” jawab So Eun tegas. Penjelasannya itu membuat semua orang terperangah, terutama oppanya.

“Apa?” tanya oppanya tidak percaya dengan hal yang barusan di dengarnya dan tinjunya pun jatuh.

“Aku menyayangimu oppa..!” ucap So Eun lalu memegang pergelangan tangan Kim Bum dan membawanya pergi dari tempat kejadian itu. Sementara Jun Ki masih kelihatan shock dengan apa yang dia dengar dan melihat So Eun pergi membawa Kim Bum.

“Jun Ki..!!”  panggil sahabatnya mencoba menyadarkannya. “Jun Ki..!!” panggilnya lagi.

“Aku mau sendiri!” ucapnya sambil berlalu meninggalkan tempat itu.

Setelah itu mereka yang terluka mendapat perawatan dari petugas kesehatan dan di bantu oleh murid-murid lainnya. Kepsek meminta Kim Joon untuk menyelidiki siapa yang telah memberitahu Jun Ki soal brosur itu. Se7en dan Ki Bum diminta untuk secepatnya membereskan kekacauan ini yang terjadi di tempat itu. Min Ho diminta kembali menemani tamu-tamu penting lainnya. Bi Dam diminta untuk menenangkan alumni-alumni Spesial agar tidak terpancing dengan masalah ini. Sementara Kepsek sendiri melakukan hal yang sama pada alumni-alumni kelas Elite.

*********

Tenyata Kim So Eun membawa Kim Bum keruang UKS. So Eun mencari kapas dan antiseptik, lalu mengobati luka Kim Bum.

“Kau tahan sebentar, ini memang perih dan akan sakit selama beberapa hari..!!” ucapnya terisak.

“Kau kenapa? Yang sakit itukan aku..!” sahut Kim Bum yang aneh melihat gadis itu menahan tangisnya.

“Pertama kalinya..!” suaranya bergetar.

“Apa?” tanya Kim Bum.

“Itu.. itu pertama kalinya oppa berteriak begitu padaku. Huuuaaahh… hiks..hiks..hiks..!!” suaranya yang bergetar dan tangisnya yang seperti anak-anak sungguh membuat Kim Bum terkejut. So Eun masih saja terus menangis seperti itu.

“Yaa ampuuunn… gadis ini lucu sekali..!” batinnya dan sejenak melupakan rasa sakitnya.

“Berhenti menangis seperti anak-anak begitu. Imagemu jadi hancur lebur tuch..!!” ucap Kim Bum. Namun So Eun masih saja menangis seperti itu.

“Dari kecil sampai sekarang oppaku tidak pernah berteriak seperti itu padaku. Tadi oppa benar-benar marah padaku. Oppa marah padaku… hiks..hiks..hiks..! Aku sudah berani melawan oppa dan menyembunyikan sesuatu darinya. Oppa sudah pasti sangat marah dan kecewa padaku… hiks..hiks…!!” ucapnya sambil menangis. Kim Bum baru menyadari posisi So Eun. Gadis itu benar-benar bersedih karena dia takut oppanya marah dan kecewa . Kim Bum yang anak tunggal tidak mengerti bagaimana perasaan antar saudara.  Kim Bum lalu memeluk So Eun dan mengusap kepalanya.

“Apakah orang yang bernama kyo itu pantas menerima ini semua..? setimpalkah..?” tanya Kim Bum. “Gadis ini menunggu selama itu, melawan oppanya dan merahasiakan kejadian  antara dirinya dan dia dari oppanya hanya untuk bertemu dengan orang yang bernama Kyo itu. Begitu pentingkah orang itu baginya.” pikirnya. Lalu Kim Bum merasakan anggukan So Eun di dadanya.

“Apapun akan kulakukan untuk bertemu dengannya..!” ucapnya lembut.

“Apanya yang gadis jenius? Kau itu gadis yang sangat bodoh tahu. Boooddooohh…!!” ucap Kim Bum.

“Apa?” ucap So Eun lalu dia melepaskan diri dari pelukan Kim Bum dan meninju perut Kim Bum. “Menyebalkan..!” ucapnya lalu pergi meninggalkan UKS tersebut.

“Addduuhh….!!” rintih Kim Bum sambil memegangi perutnya.

******

Di ruang hukuman terlihat Yoon Eun Hye si ketua klub berita SMA Shinwa sedang menulis surat penyesalannya sebanyak copian brosur yang sudah disebarkannya. Selain itu, hukuman bagi klub berita adalah mereka tidak akan mendapatkan dana selama 6 bulan.

“Baru menyesal sekarang?” sindir Se7en yang berdiri di pintu. Eun Hye kaget dengan kedatangannya, lalu ia mengangguk.

“Aku tidak menyangka akan seheboh ini. Murid-murid yang lain pasti marah sekali padaku. Hiks… hiks…!!” ucapnya sambil menanggis.

“Ini pelajaran bagimu. Ada hal yang harus di publikasikan dan ada hal yang tidak harus di publikasikan. Lain kali berhati-hatilah dengan berita yang akan kalian terbitkan..!” nasehatnya.

“Apa kau marah padaku?” tanya Eun Hye.

“Tentu saja! Kau membuat dongsaengku dan oppaku berkelahi. Mereka berdua pasti sedang sedih..!” ucap Se7en menahan emosi.

“Mianhae..!! Aku sungguh menyesal..!” pinta Eun Hye sambil menangis.

“Sudahlah…!!” ucap Se7en lalu beranjak pergi.

“Tunggu…!!” panggilnya lalu Se7en pun berhenti. “Apakah… apakah kau mau… menjadi pasanganku di pesta dansa besok?” tanya gadis itu ragu-ragu.

“Tidak..!” ucapnya tegas lalu pergi.

“Hhhuuuuhhh….!! Dasar cowok menyebalkan…menyebalkan… menyebalkaaaan…!! Selalu saja seperti itu..! Aaahhhkk… mana surat penyesalan masih banyak yang harus ditulis lagi. Sial sekali nasibku..!!” kesalnya sambil menanggis karena jawaban Se7en tadi.

*****

Sementara itu di taman terlihat seorang pria yang duduk di bangku taman sambil menunduk dan melihat genggaman tangannya. “Dia sudah bukan anak kecil lagi..!” ucap wanita yang muncul dari balik pohon.

“Kau…!!” kaget Jun Ki. “Lama tidak bertemu Lee Jun Ki..!!” sapanya. “Mau apa kau kemari?” tanya Jun Ki. “Sikapmu masih saja kekanak-kanakan seperti dulu..!” sindir wanita itu. “Yaa.. Song Hye Kyo..!” emosi Jun Ki. “So Eun bukan lagi gadis kecil yang harus selalu kau lindungi. Dia sudah tumbuh sebagai gadis remaja dan sudah bisa melindungi dirinya sendiri.” jelas wanita itu. “Dia masih tetap adik kecilku. Kau tidak usah mencampuri urusanku..!” ucap Jun Ki lalu berdiri dan melangkah meninggalkan Hye Kyo. “Tunggu..!” cegah Hye Kyo sambil memegang tangan Jun Ki. “Apa?” tanyanya sambil menghempaskan genggaman tangan Hye Kyo. “Sampai kapan kau akan marah padaku?” tanyanya. Lalu Jun Ki berbalik dan memojokkan Hye Kyo di pohon. “Menurutmu?” tanya Jun Ki balik sambil mendekatkan wajahnya. “Hentikan..!” cegah Hye Kyo. “Wae..!!?” ucapnya tidak peduli. “Kita disekolah..!” jelas Hye Kyo. “Kita bukan murid lagi..!” cuek Jun Ki. “Tapi tetap saja…!” belum selesai Hye Kyo bicara. “Noona..! Sedang apa disini..?” Lee Min Ho memanggil kakaknya itu. “Halo adikku sayang..!!” sapa Hye Kyo tenang sambil memeluk adiknya. “Kapan sampai?” tanya Min Ho. “Tadi pagi..!!” jawab Hye Kyo yang baru pulang dari Amerika. “Min Ho..! kenalkan ini..!” jelas kakaknya namun dipotong Min Ho. “ Annyeong haseyo Lee Jun Ki sunbae..!!” sapanya. “Annyeong..!!” balas Jun Ki. “Noona… sunbae.. ayo ku antar melihat-lihat festival..!!” ajak Min Ho ramah. “Terima kasih, tapi aku ingin berjalan-jalan sendiri..! Permisi..!!” ucap Jun Ki lalu pergi. “Noona ayo..!!” ajak Min Ho ketika melihat kakaknya sedang melihat punggung Jun Ki yang pergi menjauh. “Aahh.. ayo..!” ucapnya kaget.

******

Setelah siswa-siswa yang teluka mendapatkan pengobatan, mereka kembali melakukan aktivitasnya. Tak terasa senja telah menghilang berganti malam dan pertunjukan drama akan segera di mulai. Pementasan akan di mulai 15 menit lagi. Para penonton telah memasuki dan menduduki kursi yang tersedia. Para pemain dan anggota klub drama mondar-mandir keluar masuk ruang make up.

“Untung pipimu cepat di kompres sehingga bengkak di pipimu ini tidak terlalu mencolok dan masih bisa di tutupi make up..!” ucap Hye Sun ketika melihat Kim Bum di make up. “Dengan tepi bibir yang robek itu apa kau masih bisa berbicara dengan jelas..?” tanya Hye Sun si ketua klub drama SMA Shinwa.

“Cuma luka kecil..!” ucap Kim Bum dengan jelas.

“Hai.. Hye Sun.. kau cantik sekali..!!” puji Kim Joon sementara gadis itu hanya tersenyum.

“Kim Bum mana Kim So Eun?” tanya Se7en yang masuk keruangan itu bersama Kim Joon.

“Mana aku tahu..!” jawab Kim Bum cuek.

“Yang terakhir bersamanyakan kau..!” tuntut Se7en. “Kau harusnya bersyukur oppanya tidak mengirimmu keakhirat..!” marah Se7en. “Jadi katakan dimana dia sekarang?” ucapnya sambil menarik kerah kemeja Kim Bum.

“Aku tidak tahu..!” ucap Kim Bum sambil melepaskan kerahnya dari tangan Se7en.

“So Eun..!! dari mana saja kau?” tanya Hye Sun yang lega akhirnya pemeran wanita utama di dramanya telah datang dan perkelahian antara Kim Bum dan Se7en di ruang make up tidak perlu terjadi.

“Mianhae eonnie..!!” ucap So Eun.

“Ya sudah…!! Sekarang cepat ganti baju..!!” ucap Hye Sun sambil memberi kode kepada anggotanya untuk memberikan pakaian kepada So Eun. “Mau apalagi kalian disini? Ruangan ini hanya untuk anggota klub drama. Sana keluar..!!” ucap Hye Sun mengusir Kim Joon dan Se7en.

“So Eun..!! kau baik-baik sajakan?” tanya Se7en sebelum keluar dan disusul anggukan oleh gadis itu.

*********

Sebelum layar di angkat, berdirilah seorang gadis yang menjadi sutradara sekaligus ketua klub drama yang paling berbakat di seluruh Korea.

Gadis mungil itu menyampaikan beberapa rangkaian kalimat terima kasih dan judul dari drama malam ini. “Selamat menyaksikan pementasan drama yang berjudul… Finding Your Soulmate..!!” ucapnya lalu disusul tepuk tangan penonton saat layar perlahan mulai terbuka. *mianhae ya… saya tidak menceritaka isi dramana secara keseluruhan, ini dikarenakan para pembaca belum membayar tiket dramanya jadi saya hanya menceritakan cuplikan-cuplikan adegan yang ada dalam drama ini saja… hehehehehe… J

So Yi Jung bertemu pertama kali dengan Chu Ga Eul di sebuah klub malam yang terkenal di Korea. Dimana gadis itu ikut merayakan ulangtahun temannya disana. Ga Eul yang tidak kuat minum alkohol dan tempat-tempat seperti ini sesegera mungkin pulang setelah mengucapkan selamat dan memberi temannya kado. Baru beberapa langkah setelah gadis itu meninggalkan teman-temannya, langkahnya terhenti saat mendengar alunan melodi saksofon yang begitu indah. Matanya menatap pemuda tampan yang berdiri di panggung sambil meniup saksofon itu.

Setelah pemuda tampan itu selesai bermain para gadis-gadis disana meneriakkan namanya..!! “So Yi Jung.. So Yi Jung..!!”. Yi Jung lalu turun dan memeluk gadis yang menghampirinya dengan mesra. Ternyata saat itu pandangan mata mereka bertemu.

“Hei.. ambil kembali uangmu..!! aku tidak butuh belas kasihanmu..!” ucap Ga Eul sambil melemparkan uang di depan wajah orang yang baru saja menabraknya. “Hei.. apa maumu? Akukan sudah berbaik hati memberimu uang untuk berobat, kenapa memperbesar masalah kecil seperti ini sech. Dasar gadis kampung?” ucap gadis yang menyetir sedan hitam itu dengan sombongnya. “Dibandingkan uangmu, permintaan maaf darimu itulah yang sangat penting bagiku..!”. “Apa? Maaf? Jangan mimpi..!” ucap gadis sombong itu. Lalu So Yi Jung keluar dari sedan wanita itu. “Apa masih lama sayang?” tanyanya pada gadis sombong itu. “Gadis kampung ini cari ribut sayang..!!” ucapnya manja. “Apa? Hei kau.. tolong ajari pacarmu ini sopan santun. Dia yang salah, seharusnya dia minta maaf, bukan menyodorkan uang begitu saja. Aku heran.. kenapa kau mau pacaran dengannya..!” geram Ga Eul.

“Ya sudahlah.. aku anggap kejadian ini tidak pernah terjadi.!!” ucapnya lalu pergi.

Gerbang sekolah Ga Eul dipenuhi gadis-gadis yang berteriak-teriak histeris menyebutkan nama So Yi Jung. Pemuda itu sedang menunggunya. “Hei.. tunggu..!!” panggilnya saat Ga Eul terlihat pergi. “Ternyata kau sekolah disini, aku sudah lama menunggumu pulang sekolah..!” ucapnya sambil berjalan berdampingan dengan Ga Eul namun gadis itu hanya diam seribu bahasa. “Bagaimana kalau sekarang kita pergi kencan..!” ucapnya sambil menarik tangan Ga Eul. “Lepaskan aku..! aku tidak mengenalmu! Aku tidak mau pergi dengan orang asing..!” ucap gadis itu lalu berlari mengejar bus yang baru saja berhenti di halte tak jauh dari sekolahnya. Setelah penolakkan itu, hampir sebulan, setiap harinya Yi Jung menunggu gadis itu di gerbang sekolahnya saat pulang sekolah. Mencoba berkenalan dan mendekati gadis itu. Namun, gadis itu masih saja cuek. Malah gadis itu selalu main kucing-kucingan saat pulang sekolah dengan pemuda itu.

“Kenapa selalu mencoba menghindariku?” tanya Yi Jung ketika Ga Eul melompati pagar belakang sekolahnya. Lalu gadis itu berusaha melarikan diri tetapi langsung ditangkap Yi Jung. Pemuda itu langsung menariknya dan membopongnya masuk ke mobil. “Lepaskan aku…!! hei lepaskan aku..!! tolong… toooolloonggg…!!” ucapnya menjerit-jerit.

Yi Jung membawa gadis itu ke rumah kaca dan mengunci ruangan itu. “Kenapa selalu mencoba menghindariku?” tanya Yi Jung. Sementara gadis itu sudah ketakutan sekali dan mencoba mencari jalan keluar, dia berlari kesana-kemari di sepanjang rak tanaman yang berada dirumah kaca yang luas itu. “Kalau kau mau keluar dari tempat ini kau harus menjawab pertanyaanku.

“Kau menculikku..!!” teriak gadis itu lalu memencet tombol di ponselnya. Yi Jung lalu mengambil ponsel gadis itu. “Ku lepaskan kalau kau menjawab pertanyaanku..!” ucapnya dingin. “Karena kau selalu mengikutiku, kau membuatku takut..!” jawabnya. “Apakah wajahku seperti seorang penjahat. Coba lihat baik-baik..!” ucapnya sambil menarik Ga Eul mendekati wajahnya. “Kau tampan sekali..!” lirih Ga Eul spontan ketika memperhatikan wajah pemuda itu dari dekat, lalu gadis itu menutup mulutnya. “A..aku.. aku sudah menjawab pertanyaanmu. Sekarang biarkan aku pulang..!” ucap Ga Eul sambil menuju pintu tempat mereka masuk tadi sementara Yi Jung hanya tersenyum mengingat hal tadi.

“Sudah..! berhenti..! jangan merayuku lagi..!” ucap Ga Eul setiap kali Yi Jung membuat mukanya seperti kepiting rebus.

“Wae? Pacarku ini memang cantik sekali kok..!! apa salah aku memuji bidadari yang dikirimkan Tuhan untukku..?” ucapnya. “Sunbae..!!” ucap gadis itu malu.

“Yi Jung subae aku masuk dulu..!” ucap Ga Eul saat hendak turun dari mobil. “Tunggu..!!” cegah pemuda itu. “Inikan peringatan sebulan setelah kita jadian. Apa kau tidak mau memberiku sesuatu?” tanyanya. Gadis itu terlihat binggung, Yi Jung menatap matanya dalam dan membuat gadis itu salah tingkah. “Sunbae..!!” lirihnya. “Ssstttt…!!” ucap Yi Jung menyuruhnya diam sambil memegang pipinya dan merekapun berciuman.

*Cuma susut pandang penonton aja yang mengira mereka begitu, padahal sebenarnya tidak.

“Tega sekali kau melakukan ini padaku. Ku kira kau sudah berubah, tapi ternyata kau masih saja seperti dulu. Seorang So Yi Jung si playboy..!” ucap Ga Eul ketika melihat pacarnya bermesraan dengan wanita lain sambil mabuk. “Kita putus..!!” ucapnya emosi sambil menangis lalu pergi meninggalkan mereka.

“Mianhae..!! Ga Eul-yang.. mianhae..!!” pintanya saat Yi Jung menunggunya di luar sekolah. “Wanita itu hanya membantu mengantarkanku ke mobil. Kami sama-sama baru pulang dari pesta yang diadakan temanku. Saat aku mau pulang, kebetulan dia yang memapahku menuju mobil. Ayoolllahh.. tidak ada apa-apa diantara kami. Percayalah padaku..!!” jelasnya. “Jangan pernah menemuiku lagi. Aku tidak mengenalmu..!” ucap gadis itu cuek berlalu pergi meninggalkan pemuda itu. Yi Jung menariknya, lalu menciumnya dengan lembut.

(*naahh.. yang ini baru asli mereka berciuman.. nah loh.. nah loh..!! padahal g ada di skenario). “Plaaak..!!!” Ga Eul menamparnya lalu berteriak, “Apa yang kau lakukan..!”. “Aku mencintaimu… AKU MENCINTAIMU..!!” ucapnya tegas. “Aku mencintaimu Ga Eul-yang..!! jangan pernah berkata kau tidak mengenalku lagi. Aku rela kehilangan semuanya, tapi aku tak sanggup kehilanganmu. Percayalah padaku..!!” jelasnya sambil memeluk gadis itu. (“Apa yang kau lakukan?” tanya So Eun yang emosi berbisik ditelinga Kim Bum. “Tentu saja berakting..!” jawabnya santai. “Kau..!!” kesal So Eun). “Plaaaakkk…!!” terdengar suara tamparan yang lebih keras dari yang tadi. “Jangan pernah melakukan hal seperti ini lagi padaku. Kau akan mati kalau mencoba… mengkhianatiku..!” ucap Ga Eul memaafkan Yi Jung dan pergi. Lalu Yi Jung memeluknya dari belakang.. “Saranghaeyo…!!” ucapnya lembut dan Ga Eul hanya tersenyum malu.

Tiraipun ditutup diikuti tepuk tangan dari para penonton. Lalu tirai terbuka lagi dan para pemain serta anggota klub drama yang lain berjejer dan memberi hormat serta lambaian tangan.

********

“Dasar brengsek…!! Kau cari mati ya..!!” kesal So Eun sambil membanting kursi kepada Kim Bum.

“Hei.. hentikan..!!” ucap Kim Bum sambil menghindari kursi itu.

“Apa-apaan ini..!! Hei.. kalian berdua hentikan..!!” teriak Hye Sun. “Kenapa berkelahi, akting kalian tadi bagus sekali..!” ucap Hye Sun menenangkan.

“Dia… dia..!!” ucap So Eun terputus-putus.

“Aku kenapa?” tantang Kim Bum apakah gadis itu berani menceritakan kejadian yang sebenarnya tadi terjadi.

“Kau… kau… kau benar-benar MENYEBALKAAANN..!!” teriak So Eun lalu pergi meninggalkan ruangan itu menuju toilet untuk mencuci mukanya. Sementara Kim Bum tertawa cekikikan dan membuat semua orang merasa aneh dengannya.

********

“Jun Ki..!! dari mana saja kau?” tanya ibunya.

“Aku nonton di kursi belakang eomma..!!” jawab anaknya itu.

“Ya sudah..!! ayo kita tunggu So Eun di luar..!!” ajak ayahnya keluar dari aula itu.

“Jun Ki..! telepon So Eun.. bilang kalau kita menunggunya di sini..!!” ucap ibunya.

“Eomma saja yang telepon..!!” ucap Jun Ki dan hal itu membuat kaget orangtuanya karena tidak biasanya anaknya begini. Eommanyapun menelepon So Eun.

“Eomma… appa…!! Lihat drama tadi tidak?” tanya So Eun ketika menghampiri keluarganya.

“Tentu saja..!! akting anak eomma hebat sekali..!!” puji ibunya. “Lawan mainmu tadi juga tampan..!!” sindir ibunya dan ayahnya hanya tertawa melihat istrinya menggoda anaknya.

“Eomma..!!” ucap So Eun.

“Ayo kita pulang…!!” ajak appanya ketika melihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul 10 malam

“Tapi aku masih harus…!!” jelas So Eun namun dipotong oppanya.

“Sudah… serahkan saja pada Se7en..!” ucap Jun Ki lalu menelepon Se7en. “Se7en.. So Eun pulang dengan kami duluan. Tolong gantikan tugasnya..!” ucapnya.

*********

Ketika sampai dirumah, ayah dan ibunya segera menuju ke kamar, begitupun dengan oppanya.

“Oppa..!! apa kau marah padaku..!!?” tanya So Eun yang mengikuti oppanya ke kamar. Jun Ki hanya diam dan mengeluarkan piyamanya dari lemari.

“Oppa..!!” panggil So Eun.

“Apa hubunganmu dengan anak itu..!!” tanyanya langsung.

“Tidak ada..!!” jawab So Eun.

“Kau bilang saat ini dia orang yang penting bagimu..!!” ucap Jun Ki.

“Itu benar..!” ucap So Eun dan berhasil membuat oppanya binggung.

“Kalau tidak mau menceritakannya, ya sudah sana. Oppa mau tidur..!!” ucap Jun Ki.

“Oppa..!! aku dan dia memang tidak ada hubungan apa-apa. Percayalah..!! Nanti oppa juga akan tahu mengapa dia orang yang penting bagiku saat ini..!” ucapnya lalu beranjak menuju kamarnya.

“Oppa percaya padamu, selalu..!!” ucap Jun Ki dan So Eun yang mendengarnya hanya tersenyum bahagia.

Sampai di kamarnya, So Eun menarik napas panjang dan melepaskannya. Akhirnya dia bisa bernapas lega dan menghilangkan sedikit beban pikirannya.

“Hari ini sangat melelahkan sekaligus menyenangkan..!” ucapnya saat mengingat pertemuannya dengan Raja Merah. “Sebentar lagi kita akan bertemu Kyo..!!” ucapnya senang sambil senyam-senyum. Kemudian raut wajahnya berubah ketika mengingat kejadian Kim Bum yang menciumnya di atas pentas.

“Dasar cowok brengsek..! sudah dua kali dia menciumku..! Dan bodohnya, aku bisa kecolongan sampai dua kali gini..!” ucapnya kesal sambil mengigit ujung bantal gulingnya itu. “Tapi kenapa aku tidak menangis ya!? Apa karena terlalu marah dan kesal makanya air mataku tidak mau keluar ya..!?” ucapnya binggung. “Huuaahhh… aku bersalah pada Kyo..!! Bodoh.. bodoh.. bodoh…!!” ucapnya kesal lalu mengigit ujung bantalnya lagi.

Sementara itu di rumah Kim Bum.

“Sayang..!! ada kejadian yang menyenangkan ya??” tanya ibunya saat melihat anaknya senyam-seyum nggak jelas di tempat tidurnya.

“Hehehehe…!!” Kim Bum cuma nyengir kuda.

“Drama tadi bagus sekali loh..!! eomeoni sudah merekamnya..!! eomeoni kirim ke kakek ya..!!” ucap ibunya.

“Jangan…!” larangnya.

“Waeyo?” tanya ibunya.

“Aahh itu.. itu.. eomeoni kan tahu kakek tidak suka nonton drama seperti itu. Jadi percuma saja dikirim..!” jelasnya.

“Kalau ada gadis itu pasti kakek mau menontonnya..!! Tenang saja, kakek pasti bangga sekali dengan aktingmu yang bagus itu..!” ucap Ha Ji Won sambil mengelus rambut anaknya itu. Sebagai ibu tentu saja dia bangga anaknya ternyata mempunyai bakat seperti dirinya.

“Eomeoni..!! bagaimana eomeoni bisa mengenal Kim So Eun..!?” tanya Kim Bum.

“Oohh.. penasaran ya..!!? hehehhehe..!! eomeoni mengenalnya di rumah sakit..!” jawab ibunya.

“Rumah sakit?” tanya Kim Bum meminta penjelasan.

“Sudah.. lain kali saja ceritanya, ini sudah malam. Tidur yang nyenyak ya..!!” ucap ibunya mengalihkan pertanyaan anaknya lalu mencium kening putra semata wayangnya itu.

“Eomeoni.. cerita dulu..!!” panggil anaknya namun ibunya tetap pergi dan mematikan lampu kamar anaknya, meninggalkan Kim Bum dengan asumsi-asumsinya sendiri.

Nah.. segitu aja dulu y..!! hehhehehe..♥ ♫🙂

Waahh… waahh.. waaahh.. ada hubungan ap y Song Hye Kyo dengan Lee Jun Ki..!!?🙂

Tawaran Shin Hye diterima Kim Bum g y?? hehhehehehe..😀

Gimana kelanjutan hubungan Kim Bum n Kim So Eun y..!! ^^

Penasaran..?? sabar…!! Hehhehehe…😀🙂

Part 9 na ntr d postingin lg koq..!! hehehhhehhe….!! ♥-♥-♥😀😀

Jgn lupa tinggalin jejak pmbaca..!! biar aq jadi semangat bwt nulis part slnjtna..!! OKE..?? ♥ ♫ ♥🙂

28 responses

  1. bagus chingu…akhirx sekian lama diposting juga.hehhehe
    btw aq tunggu kelanjutanx ya…

    24/03/2011 pukul 7:56 am

  2. sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!
    KEREN banget!’
    TOP
    kak ayoooo post part selanjutnya kak!!
    penasaraaaan😄

    24/03/2011 pukul 8:35 am

    • hahahha… gomawo y..🙂
      penasaran?? sabar… hehhehe…😀

      27/03/2011 pukul 7:22 am

  3. wah keren” onnie FFnya…..
    btw siapa si Kyo itu????

    26/03/2011 pukul 4:36 pm

    • hehehe…😀 gomawo..🙂
      Ada dech… bc aj lnjutanna, ntr psti tw…🙂

      27/03/2011 pukul 7:43 am

  4. Sary aj0w

    Gesid y0w th0or..keren gilax,haha

    27/03/2011 pukul 5:45 am

  5. Kyaa kk maaf riri tlt comment
    Ah ini ff kereen bgt asli
    Tp riri g suka shin hye >,<
    Pnsrn euy dgn kyo next part ditgg jgn lamalama ya kak hehe

    27/03/2011 pukul 8:06 am

    • iy gpp…🙂
      hohoho.. gomawo y..😀
      hahaha… g suka orgna.. ato karakterna dsni..??
      oke.. oke..🙂

      27/03/2011 pukul 3:20 pm

  6. Bwalahhh lama buanget posting’y eon??
    tpi, nope lahhh,,, FF’y bgus ugh… hhe
    sumpeh dahhh,,, bkin penasarant…
    buanyak buangetz teka-teki’y…
    tpi, aQ maw nebak sesuatu,,,
    uhm,, kyk’y ntar si kyo’y so eun itu song hye kyo kakak’y minho… hhe, sotoy mode on
    tpi itu cman tebakan loohhh… hhe
    ohya, aQ tunggu next part’y…
    buruan d publish yahhh?????

    01/04/2011 pukul 2:40 pm

  7. wah gx sabar nunggu kelanjutannya….

    06/04/2011 pukul 8:17 am

  8. cerita nya makin seru ne…
    cepet di lanjutin donk

    10/04/2011 pukul 6:38 am

  9. nurul

    seruuu….seru,,,,,,,,,,

    14/05/2011 pukul 12:57 am

  10. owni

    haaaaallllllllllllllooooooooo, aku kembali lagi, huehehehe
    selalu aja bikin pnsaran. pgn bru2 tau klnjutannya, di post’a jgn lma2 ya!
    plng suka wktu soeun nahan jun ki pas mau nonjok kim bum, keren abis
    okey, di tunggu klnjutannya yaw author
    gomawo

    23/05/2011 pukul 11:29 am

  11. Ayem

    hahahaha, lucu2, seru.

    26/05/2011 pukul 9:30 am

  12. ita

    hai salam kenal.. kpn dilanjutin lg…. please…dibuat lg ya, hbis@ keren baaaaangeeeeeeet…..

    09/07/2011 pukul 12:13 pm

  13. ita

    tolong dibuat lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii…………….. aku dukung bumsso…….always bumssoooooooooooooo………

    11/07/2011 pukul 2:25 am

  14. kakak…..
    lanjutin secepatnya ya ……..
    soalnya rameee buangaaaaaatttt sieh,,,,,,,
    jngn lupa posting y …..
    secepat y ya ka……
    hhehehehhe

    04/08/2011 pukul 6:18 am

  15. Annisa Hourai

    Lanjutanx dunk thor! *maksa
    Ceritax keren sekali… Aku nggak sabar ngeliat kyo, keren mana ama kim bum?!?!

    11/08/2011 pukul 3:28 pm

  16. cerita ny kerennn sekali…. mna kak lanjutn nya….!
    dtunggu….!!

    05/10/2011 pukul 11:59 am

  17. djkyussoloverz

    cingu kpn ne dilnjutin ff x kita pnsaran bgt ne udh lama jga kan please cz kereeeeeeeeeeeeeeen bgt ya ya ya………..

    23/10/2011 pukul 3:20 am

  18. Between U and Me part 9 bakal d posting hari SELASA 25 Oct 2011…
    jadi sabar y chingu…!!
    ntr kalau udh d post jgn lupa komenna…!!😀

    23/10/2011 pukul 6:03 am

  19. kim so hyun

    mmmmm…pasti song hye kyo ma lee jun ki dlu’a pacaran kan??????????

    26/01/2012 pukul 3:25 pm

  20. kgk pernah bosen baca BUAM meski dah berkali2. aku seneng gaya mbak ngungkapin cerita… ak sangat menikmati. mbak bikin novel ja sekalian =D
    mbak T_T
    part 10 nya dong….

    08/05/2012 pukul 2:51 pm

  21. anizza

    Tmbh kereeeeennnnnnnn tmbh semangat bc.cp cih kyo np so eun cinta bgt.gmn donk kimbum????”””

    08/08/2012 pukul 5:18 pm

  22. LorenBumssoLovers

    aku penasaran bangettt !!!
    bener-bener gak sabar nungguin part selanjutnya🙂

    19/10/2012 pukul 3:38 pm

  23. luthfiangelsso

    aduh makin penasaran serius !!
    siapa kyo sebenar’a ??????

    31/01/2013 pukul 12:33 am

Jangan lupa komennya..!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s