WeLCome 2 My ZoNe

Between U and Me Part 5: Ayo Kita Buktikan..!!

Cast baru..!!

Goo Hye Sun

Gadis ini merupakan ketua klub drama SMA Shinwa. Cita-cita cewek yang duduk di kelas 3 B Kelas Elite ini adalah menjadi sutradara terkenal di dunia. Maniak film dan drama ini merupakan cewek yang ceria namun tegas bila sedang menyutradarai sebuah drama. Gadis ini sudah sering mendapat pujian dan penghargaan dari kritikus film di dunia. Dia berasal dari keluarga yang sederhana, kelas menengah atas.

Lee Jun Ki

Oppanya Kim So Eun ini merupakan Inspektur Kepala Kepolisian Seoul. Cowok ganteng ini sangat memanjakan adik semata wayangnya yang beda 4 tahun itu, saking memanjakan adiknya, dia terkenal dengan sister compleksnya. Sejak SMP dia sudah membantu polisi menyelesaikan kasus-kasus yang terjadi di Seoul. Kehebatan beladirinya sama hebatnya dengan So Eun, begitupun dengan kecerdasannya. Cuma butuh 8 bulan baginya untuk meyelesaikan akademi di kepolisian Seoul. Begitu lulus dia diangkat menjadi Inspektur Kepala Kepolisian Seoul, hal itu karena kemampuannya yang sudah terbukti sejak usia mudanya.

**********

Kejadian Kim Bum di tampar Kim So Eun sudah menjadi buah bibir selama dua minggu ini. Gimana nggak menjadi buah bibir coba, bekas tamparan So Eun saja hilangnya tiga hari setelah kejadian itu. Anehnya kedua orang yang bersangkutan malah cuek bebek dengan berita-berita tersebut. Setiap di tanya, selalu saja mereka diam seribu bahasa. Yoon Eun Hye si ketua klub berita saja angkat tangan menguber-nguber mereka untuk dimintai keterangan. Segala cara telah dilakukan Eun Hye, dengan mendekati So Eun, menguping pembicaraan Kim Bum dengan Hyung Joong dan menguber-nguber Se7en sebagai orang yang paling dekat dengan So Eun (sambil menyelam minum air maksudnya, berita dapat, Se7en pun dapat). Hari inipun Eun Hye masih menguber-nguber Se7en.

“Hei.. Se7en tunggu..!!” teriak Eun Hye sambil mengejar Se7en.

“Ada apa lagi? Soal So Eun? Sudah seribu kali kau tanya soal itu. Apa kau tidak bosan?” kesal Se7en.

“Tiiiiidakkk…!!” jawab Eun Hye sambil menjulurkan lidahnya.

“Kau ini…!!” kesal Se7en yang menjitak Eun Hye.

“Aaauuuhhhh….!! Sakit tahu..!!” teriak Eun Hye yang mengusap-usap kepalanya. “Ayolah Se7en..!! masa kau nggak tahu kenapa So Eun menampar Kim Bum?” tanyanya.

“Sudah kukatakan aku tidak tahu dan kau berhenti mengikutiku. Satu lagi, jangan mengganggu So Eun lagi dengan pertanyaan-pertanyaanmu itu..!” Se7en memperingati gadis itu.

“Hei Se7en..!! Aku tahu kau itu teman kecilnya So Eun, tapi apa pernah kau menyukainya bukan sebagai teman melainkan sebagai cewek..!” tanya Eun Hye penasaran.

“Hah..!! jangan-jangan kau ingin menjadikan kisah cintaku sebagai beritamu..!! Tidak-tidak..!! kau tidak akan mendapatkan berita apapun dariku..!” jelas Se7en.

“Siapa yang mau menjadikan kisah cintamu sebagai berita..!! GeEr..!! Sudahlah jawab saja pertanyaanku..!” paksa Eun Hye.

“So Eun itu sudah kuanggap sebagai adikku sendiri. My dongsaeng..!! aku sayang sekali padanya..! maka dari itu kau jangan keterlaluan mengganggunya..!” jelas Se7en.

“Truss..!! pacarmu siapa? Aku tidak pernah melihatmu menggandeng cewek..!!” selidik Eun Hye.

“Kau itu cerewet sekali ya..!! dari tadi bertanya terus..!! Kenapa kau ingin tahu?” tanya Se7en.

“Tidak kenapa-napa cuma ingin tahu saja..!!” jawab Eun Hye dengan tenang, padahal hatinya deg-degan banget. “Jadi kau sudah punya pacar atau belum?” tanyanya lagi..!! “Ayo dunk..!! bilang belum punya..! Kumohon Tuhan semoga dia belum punya pacar!” batin Eun Hye.

“Aku belum punya pacar!” jawab Se7en

“Yes..!! dia belum punya..!! berarti aku masih ada kesempatan! Hehehehhehe…!!” batin Eun Hye.

“Tapi aku punya seseorang yang sudah lama aku taksir..!” jelasnya lagi.

“Apaaaa!!!!” batin Eun Hye. “Siapa dia?” tanya Eun Hye dengan tenangnya.

“Itu…!!! RA-HA-SI-A!” jawab Se7en. “Sudah ya..!! aku mau ke kelas So Eun dulu..!!” ucap Se7en sambil berlalu meninggalkan Eun Hye yang masih penasaran dan kecewa.

*******

Sementara itu di ruang OSIS sedang terjadi rapat antara Pengurus Inti OSIS dengan Kepsek SMA Shinwa nona Kim Hyun Joo dan Pak Guru Bi Dam.

“Bagaimana persiapan kalian untuk festival sekolah kali ini..?” tanya Bi Dam.

“Semuanya sudah berjalan 50%. Dari kelas Elite tidak ada yang perlu diragukan lagi, hanya saja dari…” jelas Min Ho, namun dia tidak bisa menjelaskannya lagi.

“Kenapa? Apa kelas Spesial belum menyerahkan laporan acaranya?” tanya Bi Dam.

“Belum..!” jawab Min Ho.

“Kim Joon, telepon Ki Bum. Bilang padanya aku menyuruh para penguasa berkumpul di ruang OSIS. Sekarang juga!” perintah Hyun Joo.

Tidak berapa lama setelah Kim Joon menelepon Ki Bum, para penguasa sudah mulai memasuki ruangan itu.

“Apa kalian tahu bahwa festival sekolah kita akan diadakan 5 minggu lagi?” tanya Hyun Joo.

“Kami tahu..! dan untuk itu kami telah menyusun rencananya..!! acara yang di tampilkan juga sudah di tentukan. Semuanya sudah fix..!” jelas Ki Bum

“Lalu kenapa kalian tidak melaporkannya kepada pengurus inti OSIS?” tanya Hyun Joo.

“Karena ini tidak ada hubungannya dengan pengurus inti OSIS?” jawab Se7en.

“Festival sekolah merupakan acara tahunan yang diadakan SMA Shinwa untuk memperbaiki hubungan antara kelas Elite dengan kelas Spesial. Melalui acara ini diharapkan kedua kelas dapat bekerjasama menyukseskan acara ini. Apa kalian tahu akan hal itu?” tanya Bi Dam.

“Tentu saja kami tahu. Namun pada dasarnya kelas Spesial dengan kelas Elite memang tidak mungkin disatukan!” jelas Ki Bum.

“Kedua kelas ini memang unik dan itu merupakan aset yang sangat berharga bagi SMA Shinwa. Kenapa tidak kita manfaatkan saja. Kelas Elite yang mewah selalu menampilkan segala sesuatunya dengan waahh…!! Tamu yang datangpun selalu dari kalangan Elite. Bukankah itu membosankan. Ada kalanya mereka dari kalangan Elite ingin berbaur dengan segala sesuatu yang merakyat. Sesuatu yang belum pernah mereka lihat, coba ataupun lakukan. Mereka dari kalangan rakyat biasapun ingin melihat ataupun mencoba sesuatu yang  mewah, sesuatu yang mereka idam-idamkan, yang hanya bisa mereka lihat di TV..! Intinya kami ingin menampilkan acara yang berbeda, acara yang bisa dinikmati oleh semua kalangan. Mereka yang ingin merasakan kemewahan dapat menikmati acara yang dibuat kelas Elite, mereka yang ingin menikmati suasana yang merakyat tanpa ada aturan yang mengikat dapat menikmati acara yang dibuat kelas Spesial..!” jelas So Eun panjang lebar.

“Betul..betul..betul…!!” sambung Se7en.

“Intinya kalian tidak ingin bekerjasama dengan kami! Begitukan?” kata Min Ho.

“Kau bodoh ya..! Sudah jelaskan..!” celetuk Se7en.

“Apa..!! Kau…!” geram Min Ho karena ucapan Se7en menyinggung perasaannya.

“Sunbae..! Tenanglah sedikit..!” potong Kim Bum. “Setelah dipikir dengan matang, rencana yang kalian ajukan sangat menarik. Aku setuju, lagipula kami tidak ingin rencana yang kami susun terkendala hanya karena kelas Spesial..!” ucap Kim Bum sambil menatap mata So Eun.

“Aku senang karena kita memiliki pemikiran yang sama..! Kami juga tidak ingin rencana kami terhambat hanya karena kelas Elite!!” ucap So Eun dengan sinis, tentu saja dia mengalihkan pandangannya dari Kim Bum.

“Sudah cukup..!” ucap Hyun Joo menghentikan mereka. “Baik… yang setuju kelas Elite dan kelas Spesial kerja sendiri-sendiri, angkat tangan..!” ucap Hyun Joo.

Semua murid yang ada di ruangan tersebut mengangkat tangannya. Rupanya mereka benar-benar tidak ingin bekerjasama satu sama lain.

“Hhmm..!! keputusannya sangat mutlak. Baiklah…! kalian bisa kerja sendiri-sendiri..!” ucap Hyun Joo setelah melihat tangan mereka satu persatu. “Kenapa untuk yang satu ini mereka bisa kompak sech..! Dasar anak-anak..!!” batin Hyun Joo.

“Rencana yang kalian buat harus dapat di pertanggungjawabkan, jangan sampai membuat SMA Shinwa malu dan kecewa. Mengerti..!!” ucap Bi Dam.

“De..!!” jawab murid-murid tersebut.

“Bagus..!! Rapat hari ini selesai, silahkan kembali ke kelas masing-masing..!! Kecuali… kecuali kalian berdua, Kim Bum dan Kim So Eun..!!” ucap Bi Dam sambil menunjuk mereka berdua dengan pena yang dipegangnya.

Mereka berduapun masih duduk di kursinya masing-masing. Sementara yang lain berjalan keluar ruangan. Namun, mereka tidak kembali ke kelas masing-masing. Mereka malah menuju ke lantai 1 dan duduk di sofa yang berbeda.

“Kim Bum..! Kim So Eun..! kalian berdua ini kenapa?” tanya Hyun Joo.

Namun yang di tanya hanya diam saja dan hal itu membuat Hyun Joo menjadi kesal, lalu dia melirik ke arah Bi Dam. Bi Dam yang mengetahui maksud lirikan Hyun Joo mulai buka suara.

“Dengar.. apapun yang terjadi antara kalian berdua. Saya harap hal itu tidak mempengaruhi keputusan yang kalian ambil. Singkirkanlah ego kalian masing-masing dan buatlah keputusan yang bijaksana..! Bagaimanapun harus ada acara bersama yang dibuat oleh kedua kelas itu..!” jelas Bi Dam sambil menasehati mereka.

“Setidaknya harus ada 3 acara yang kalian buat bersama..!” lanjut Hyun Joo.

“Tiga acara..!” ulang Kim Bum untuk memastikan.

“Iya.. tiga acara..!!” jelas Bi Dam.

“Dan ketiga acara itu kami yang tentukan..!” jelas Hyun Joo. “Apa kalian setuju?” lanjutnya lagi.

“De..!” jawab mereka dengan kompak. Mereka berdua tidak ingin bertengkar di depan Kepsek dan guru mereka hanya karena 3 acara tersebut.

“Acara pertama yaitu drama sekolah..! Kalian berdua harus bermain di drama itu..!” jelas Hyun Joo.

“Apa??” tanya Kim Bum dan So eun serempak sambil menatap Hyun Joo seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka dengar.

“Iya kalian berdua, Goo Hye Sun ketua klub drama SMA Shinwa merekomendasikan kalian untuk bermain di naskah drama yang dibuatnya. Jadi pulang sekolah nanti temui dia di klub drama..!” jelas Hyun Joo.

“Acara kedua yaitu dansa berpasangan di samping api unggun. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya..! Acara ketiga yaitu pesta kembang api untuk penutupan festival. Kalian harus berkerjasama membuat festival ini lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Mengerti..?” tanya Bi Dam.

“De..!!” jawab mereka.

“Bagus..! Kalau begitu silahkan kalian kembali ke kelas..!” ucap Hyun Joo.

******

Setelah mereka keluar dari ruangan itu. So Eun mempercepat langkahnya. Di SMA Shinwa terdapat 5 lift yang menghubungkan lantai 1 sampai 3. Namun, pada jam belajar hanya satu lift yang berfungsi dan dia tidak ingin satu lift dengan Kim Bum. So Eun memasuki lift duluan dan dia langsung menekan tombol 1 di samping pintu lift. Saat pintu lift akan menutup, tiba-tiba tangan Kim Bum telah menghalangi kedua pintu untuk menyatu dan otomatis pintu lift itu terbuka lagi, tentu saja Kim Bum tidak menyianyiakan kesempatan itu.

Mereka diam seribu bahasa karena ini pertama kalinya mereka berduaan sejak kejadian itu.

“Acara kedua dan ketiga akan di urus oleh Hyung Joong dan Kim Joon sunbae. Kau tidak perlu cemas!” ucap Kim Bum memecah kesunyian sambil memandang So Eun.

“Oppa Se7en dan Ki Bum sunbae yang akan membantu mereka!” ucap So Eun tanpa memandang Kim Bum. Sementara itu dalam hatinya ia berkata, “Aduh.. kenapa lift ini lama sekali sech, padahal cuma turun 1 lantai.”

“Hei.. apa kau tidak pernah diberitahu untuk melihat wajah orang yang sedang berbicara denganmu..!” kesal Kim Bum karena dari tadi So Eun tidak sekalipun memandang dirinya.

“Itu bukan urusanmu!” sinis So Eun tanpa memandang Kim Bum. “Cepatlah sedikit..!” batin So Eun yang ngomel tidak karuan karena liftnya lama sekali terbuka.

“Kau..!!” ucap Kim Bum sambil menarik lengan So Eun.

Kini mereka berdua saling bertatapan, mata bertemu mata. So Eun yang kaget sontak terdiam. Kim Bum yang nggak menyangka akan sedekat inipun turut terdiam. “DEG…DEG…DEG..!” suara detak jantung mereka. Saat lift berbunyi yang menandakan pintu akan terbuka. Mereka baru bersuara, disaat yang bersamaan  So Eun menanyakan “Apa?”, Kim Bum berkata “Aku..!” tentu saja masih dengan posisi yang sangat dekat tadi.

Rupanya Ki Bum, Se7en, Hyung Joong, Min Ho dan Kim Joon melihat kejadian itu.

Se7en yang marah langsung bangun dari sofa.

“Lepaskan tanganmu, apa yang kau lakukan pada dongsaengku..?” marah Se7en sambil melangkah ke lift yang terbuka itu.

So Eun langsung menarik tangannya dan berjalan kearah Oppanya itu. “Aku tidak apa-apa Oppa!!” ucap So Eun menenangkan Oppanya.

“Apa yang dikatakan Nona Kim Hyun Joo dan pak guru Bi Dam?” tanya Kim Joon berusaha mengalihkan dan mencairkan suasana.

“Hyung Joong dan Kim Joon sunbae akan bekerjasama dengan  Se7en dan Ki Bum sunbae dalam acara dansa berpasangan di samping api unggun dan pesta kembang api untuk penutupan festival..! Ini keputusan kami berdua. Betulkan nona Kim So Eun..?” jelas Kim Bum sambil memandang So Eun.

“Betul, Nona Kim Hyun Joo dan pak guru Bi Dam menginginkan ada 3 acara yang dikerjakan bersama antara Kelas Spesial dan Kelas Elite..!” jelas So Eun.

“Lalu apa acara satu lagi?” tanya Min Ho.

“Drama sekolah, aku dan nona Kim So Eun lah yang akan bermain di drama tersebut..!” ungkap Kim Bum.

“APA!!” sahut semuanya seakan tidak percaya dengan apa yang mereka dengar.

“So Eun..!” tanya Se7en yang mengharapkan penjelasan.

“Sudahlah Oppa! Aku ingin kembali ke kelas..!” potong So Eun sambil meninggalkan mereka di koridor tengah.

“Kim Bum..!” tanya Hyung Joong mengharapkan hal yang sama dengan Se7en. Namun Kim Bum tidak berkata sepatah katapun dan berlalu meninggalkan mereka.

*******

Setelah bel pulang sekolah berbunyi, So Eun ingin langsung pergi ke klub drama tapi Key menahannya.

“So Eun tunggu..!!” ucap Key.

“Ada apa Key..?” tanya So Eun.

“Kau mau pilih yang mana? Diaryku atau diary baru yang kudapat dari cewek-cewekku..?” ucap Key dengan bangga di sertai senyuman tanpa dosanya.

“Kau ini..!!” ‘Pletaakk..!’ ucap So Eun sambil menjitak Key.

“Addduuuuhhh…!! Hey sakit tahu..!! Kau ini kenapa lagi..?” kesal Key sambil mengusap-usap kepalanya yang di jitak So Eun.

“Mana boleh kau memberiku diary-diary itu. Masa’ kau memberi diarymu padaku. Itukan barang pribadimu..!! Dasar dodol..!! Lagi pula seharusnya diary dari cewek-cewekmu itu kau simpan baik-baik, bukannya ditawarkan kepadaku..!” ucap So Eun yang kesal dengan kedodolan Key.

“Jadi kau nggak mau..!!” ucap Key dengan nada sedih dan ekspresi yang dibuat sedih.

“Aaahhh.. kau ini..!! tentu sajakan..!! sudah..! hentikan akting sedihmu..!” ucap So Eun.

“Aku rela kok diaryku untukmu..!! diarymukan diambil Si Tuan Sok Hebat itu..!” ucap Key.

“Gomawo Key..!! tapi dari dulu sampai sekarang aku hanya mempunyai satu diary dan aku tidak berencana mengganti diary itu. Diary itu pasti akan kudapatkan kembali..!” jelas So Eun.

“Oke..!! aku mengerti..!! sekarang kau mau kemana..?” tanya Key.

“Mau ke klub drama..!!” jawab So Eun. “Nah..! aku pergi dulu ya..!” lanjut So Eun sambil berlalu meninggalkan Key.

So Eun pun langsung menuju klub drama yang terletak di lantai 2 gedung olahraga. Sesampainya disana So Eun melihat antrian yang begitu panjang di depan pintu ruang klub tersebut. Disamping pintu tersebut terdapat tulisan, “Bagi yang ingin casting drama sekolah silahkan antri”. “Begitu banyak yang ingin ambil bagian di drama sekolah ini, kenapa tidak mereka saja sech!! Kenapa harus aku..!!” batin So Eun. “Aaahhh…. menyebalkan..!” gumam So Eun sambil mengacak rambutnya dengan tangan kanannya. “Sedang apa kau.. ayo masuk..!!” kata Kim Bum yang telah berdiri di belakang So Eun. “Tidak perlu kau suruhpun, aku akan masuk..!!” ketus So Eun lalu berjalan masuk ke dalam ruangan itu.

Semua murid yang mengantri mulai berbisik satu sama lain.

“Tuch benarkan mereka akan main di drama ini..!” kata cewek berkacamata dari kelas Spesial itu.

“Waahh Kim Bum ganteng banget..!!” sahut temannya.

“Nggak nyesel dech ikut casting drama ini, mudah-mudahan aku kepilih..! hehehhee…!!” harap teman mereka.

“Yeeeehhh….!! Itu mah kami juga mau..!!” ledek teman-temannya.

“Hebat juga klub drama bisa mengajak penguasa dan pengurus inti OSIS untuk ikut berperan dalam drama ini..!” sahut cewek yang kelihatan dari Kelas Elite itu.

“Kim So Eun aslinya ternyata secantik ini ya..!!” kata cowok kelas Elite.

“Bukan hanya cantik dan cute, dia juga jenius..! Cewek yang sempurna..!” sahut temannya.

“Kau kira dia mau denganmu..!!” ledek temannya.

“Aiissshhh kau ini..!!” kesal temannya sambil memukul belakang pundak temannya itu.

“Hahahahhaha…!!” terdengar suara tawa dari anak-anak yang lain ketika melihat tingkah mereka yang saling membalas pukulan.

“Berharap bolehkan..!!” ucapnya dengan santainya.

“Yeeeehhh…!! Sorak teman-temannya.

Ketika So Eun dan Kim Bum memasuki ruangan itu. Berdiri seorang gadis yang menyambut kedatangan mereka.

“Hai Kim Bum, Kim So Eun..!” sapanya.

“Annyeong haseyo..!” sapa Kim Bum dan So Eun bersamaan.

“Perkenalkan aku Goo Hye Sun ketua klub drama SMA Shinwa..! hehehehe… nggak nyangka dech baru dua jam yang lalu aku memberi pengumuman kalau kalian akan main dalam drama ini, eh ternyata yang ikut casting malah membludak..!! Padahal kemarin untuk mencari pemain saja susahnya minta ampun..! Ya.. boleh dikatakan aku mengambil keuntungan dari kalian..!! hehehehehe…!!” Ucap Hye Sun sambil membuat vis di jarinya.

“Tidak apa-apa eonni, aku senang bisa membantu..!” ucap Kim Bum sambil tersenyum.

Tidak apa-apa eonni, aku senang bisa membantu!” Ciiihh..!! kau yang senang aku tidak..! bermain drama bersamamu itu merupakan suatu kutukan bagiku!” kesal So Eun sembari meniru ucapan Kim Bum dalam hatinya.

“So Eun… Kim So Eun..! ada apa?” tanya Hye Sun yang melihat So Eun melamun.

“Ah.. iya eonni (언니)..! tidak ada apa-apa. Aku hanya heran, kenapa eonni merekomendasikan kami, padahal klub drama memiliki anggotanya sendiri?” tanya So Eun.

“Oh.. itu..! Itu semua karena Se7en. Anak itu selalu membuatku kesal. Gara-gara dia tidak ingin main di drama ini, banyak anggota kami yang tidak ingin bermain pula. Ya.. rata-rata yang tidak ingin bermain sech dari kelas Spesial. Mereka sech bukannya keluar dari klub tapi hanya berhenti sementara karena alasannya ingin konsentrasi pada tugas masing-masing saat festival sekolah nanti. Jadi intinya mereka tidak punya waktu..!” jelas Hye Sun panjang lebar.

“Oppa Se7en bilang dia tidak ingin bermain karena…!” jelas So Eun.

“Ya.. aku tahu. Dia bilang naskahnya membosankan dan tidak ada lawan main yang seimbang dengannya..!” potong Hye Sun. “Tapi ucapan anak itu benar juga. Kalian tenang saja, naskah dramanya sudah kurombak ulang, kali ini pasti bagus..!” lanjutnya lagi.

“Lalu kami berperan sebagai apa eonni Hye Sun..?” tanya Kim Bum.

“Peran utama..! Aku sudah tahu kemampuan kalian masing-masing. Aku sering melihat kalian berperan di drama sekolah saat kalian masih SMP. Kalian berdua hebat sekali..!” puji Hye Sun.

Mendengar hal itu Kim Bum dan So Eun hanya tersenyum.

“Baiklah, ini naskah dramanya. Baca dan pelajarilah..!” ucap Hye Sun sambil menyerahkan naskah drama kepada mereka. “Kim Bum! kau berperan sebagai So Yi Jung, Si Playboy dari keluarga kaya. Kim So Eun berperan sebagai Chu Ga Eul, gadis polos dari keluarga sederhana. Nah.. oke ya..!” lanjutnya lagi.

“Aku oke-oke saja eonni. No problem..!!” ucap Kim Bum.

“Ya.. tentu saja oke, peran Si Playboy memang karakter aslimu..!” sinis So Eun sambil menatap Kim Bum.

“Dan gadis liar sepertimu tidak sepolos itukan..!” balas Kim Bum, dibalik ucapan sinisnya dia merasa senang sekali karena So Eun mau menatapnya.

“Sudah.. sudah kalian berdua..! besok kita akan mulai latihan 4x dalam seminggu. Aku sudah mengirim surat izin ke klub yang kalian ikuti. Jadi kalian tidak perlu khawatir bila jam latihan drama bentrok dengan jam latihan kalian di klub..!” jelas Hye Sun sambil mengalihkan pembicaraan agar mereka tidak berantem lagi. “Hari ini cukup sampai disini, aku masih mau mengcasting anak-anak lain..!” lanjutnya lagi.

“Kami pamit dulu eonni..!” ucap So Eun. Lalu dia keluar diikuti Kim Bum.

Sementara itu sudah ada lelaki-lelaki tampan yang menunggu So Eun di depan gedung olahraga tersebut.

“Oppa.. kau belum pulang..?” tanya So Eun yang melihat Se7en berdiri di samping Ki Bum. “Sunbae juga! ada apa?” lanjut So Eun.

Kejutan…!!” teriak Se7en dan Ki Bum bersamaan.

“Apa..?” tanya So Eun yang tidak melihat kejutan apapun.

Lalu mereka mengangkat tangan mereka dan menunjuk ke samping kanan tempat seseorang yang berdiri dari tadi.

Oppaaaa..!”  teriak So Eun sambil berlari kearah pria tersebut. Pria itu tersenyum lalu memeluk adiknya itu, mengangkatnya lalu mereka berputar.

“Oppa…!! Aku kangen sekali padamu..!! Kenapa oppa baru pulang..?” kesal So Eun.

“Oppa juga kangen sekali padamu My Little Angel..!” ucap Jun Ki sambil menurunkan adiknya, dia mencium pipi kanan adiknya sambil berkata, “Mianhae My Little Angel..! Kasus yang oppa tangani baru saja selesai..!”

“Baiklah..! aku mengerti oppa adalah Inspektur Kepala Kepolisian Seoul jadi pasti sibuk..!” ucap So Eun. Mendengar hal itu Jun Ki hanya tersenyum, ternyata adiknya sudah dewasa dan tidak manja lagi kepadanya. Karena biasanya, adiknya itu akan membuat dirinya merasa bersalah sepanjang hari itu.

“Hei Se7en, Ki Bum..!! Apa benar kalian menjaga adikku dengan baik..?” tanya Jun Ki dengan nada dan mimik interogasinya.

“Memangnya kenapa oppa..?” tanya Se7en balik dengan sedikit cemas.

“Semenjak masuk SMA dia jadi lebih dewasa dan cantik, apa benar dia My Little Angel..!” ledek Jun Ki.

“Oppa..!!” kesal So Eun yang malu diledek oppanya, lalu diapun tersenyum karena sebenarnya oppa memujinya.

“Ya.. sudah..!! hari ini oppa traktir kalian makan. Ayo.. mau makan dimana..? tanya Jun Ki.

“Di tempat biasa saja..!” usul Se7en.

“Hei Se7en apa kau lupa aku Inspektur Kepala Kepolisian Seoul. Sesekali kalian boleh cari tempat yang paling mahal..! ucapnya.

“Hehehehehe…! Aku tahu gaji sunbae besar. Tapi kita makan di tempat biasa saja. Lagipula banyak menu baru yang belum sunbae coba..!” ucap Ki Bum.

“Iya oppa..!! selama oppa pergi ♥-AnD-♥ café menyajikan banyak makanan baru. Mereka pasti senang oppa kesana. Bosnya selalu menanyakan oppa setiap kali aku mampir kesana..!” jelas So Eun.

“Baik kalau begitu kita kesana. Ayo..!” ajak Jun Ki.

Sementara itu, Kim Bum yang melihat percakapan mereka dari tadi berkata, “Ternyata dia kalau tersenyum manis sekali. Dan oppanya itu hebat juga, di usia muda dia sudah menjadi Inspektur Kepala Kepolisian Seoul. Benar-benar keluarga yang hebat”.

*********

Sementara itu di ♥-AnD-♥ café.

“My Little Angel..!! Oppa dengar dari eomma…!” tanya Jun Ki namun pertanyaannya di potong So Eun.

“Aku tidak apa-apa oppa..!! waktu itu aku hanya kurang enak badan saja..!!” potong So Eun yang sudah mengetahui maksud pertanyaan oppanya.

“Benarkah..? Se7en, Ki Bum apakah ada kejadian aneh di sekolah..?” tanya Jun Ki yang masih penasaran dengan kondisi adiknya pada saat itu karena eommanya bercerita saat itu mata So Eun bengkak seperti habis menangis.

“Itu..!!” jelas Se7en. Tapi sebelum dia menjelaskannya, So Eun telah menatap tajam kepada Se7en dan mengeluarkan aura membunuhnya. Seolah-olah So Eun berkata, “Kau akan mati kalau menceritakan tentang diaryku”.

“Ya..!!” tanya Jun Ki yang ingin Se7en melanjutkan ceritanya.

“Itu.. itu..!! Ya seperti yang oppa tahu, kami adalah para penguasa. Ya biasalah setiap hari selalu ada pertengkaran dengan kelas Elite atau pengurus inti OSIS” jelas Se7en. Dia tidak ingin menjadi sansak So Eun yang mengamuk. Se7en tahu betul kalau So Eun yang mengamuk lebih parah dari oppa Jun Ki.

“Ki Bum..?” tanya Jun Ki yang ingin mendengar penjelasan dari Ki Bum.

“Seperti yang Se7en bilang, tidak ada kejadian khusus, hanya pertengkaran-pertengkaran kecil saja. Sunbae tidak perlu khawatir..!” jawab Ki Bum.

“Hhmmm begitu..!!” ucap Jun Ki. Dia merasa ada yang mereka sembunyikan, tapi dia biarkan saja karena dia tahu So Eun akan melakukan yang terbaik untuk dirinya. Karena selama ini Little Angelnya itu selalu menghadapi masalah dengan baik. “So Eun..!! berusahalah. Jangan sampai kalah..!” lanjut Jun Ki.

“Tentu saja oppa..!! akukan Kim So Eun..!!” ucap So Eun. So Eun tahu betul kalau oppanya itu tentu saja tidak akan percaya semudah itu dengan keterangan oppa Se7en dan Ki Bum sunbae. Namun setelah mendengar kalimat terakhir dari oppanya itu, dia tahu pasti oppanya percaya akan kemampuannya dalam menyelesaikan masalah apapun.

**********

Esok harinya latihan dramapun dimulai. Setiap pulang sekolah pada hari Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu So Eun selalu latihan drama di klub drama. Tak terasa sudah 1 bulan So Eun menjalani latihan tersebut bersama Kim Bum. Banyak sekali kejadian yang mereka alami, seperti:

So Eun yang keberatan saat Kim Bum mengandeng tangannya. Sehingga mereka selalu ribut, “Sampai kapan kau akan mengenggam tanganku..!” teriak So Eun. “Aisshhh kau ini, itu juga bukan mauku..! Adegannya menuntut begitu..!” balas Kim Bum. “Jangan mencari kesempatan dalam kesempitan ya..!” sinis So Eun. “Itu hanya ada dalam mimpimu..!” balas Kim Bum dengan sinis.

Adegan dimana So Yi Jung yang diperankan oleh Kim Bum harus merayu Chu Ga Eul yang di perankan oleh Kim So Eun. Setiap kali Kim Bum menggunakan dialog rayuannya kepada So Eun, So Eun selalu saja tertawa dan itu membuat adegan seperti itu terus diulang.

“Ga Eul-yang..!! hari ini kau terlihat manis sekali. Aku jadi ingin makan ice cream. Bagaimana kalau kita pergi kencan sekarang..?” ucap Kim Bum sambil membelai rambut So Eun. “Hahahhahha… rayuanmu gombal sekali..! sangat cocok dengan dirimu Bummie..!! Hahahahha..!!” ucap So Eun yang geli dengan ekspresi wajah Kim Bum yang dipaksakan.

Kim Bum yang kesal dengan Hye Sun, Eonni Hye Sun..!! Kenapa kau menulis dialog murahan seperti ini..! Apa kau tidak bisa menulis dialog yang lain”. “Sudahlah kau ikuti saja dialognya..! Kalau kalian melakukannya dengan serius dialog itu tidak akan memalukan..!” ucap Hye Sun yang menahan tawanya karena geli menyaksikan adegan yang seharusnya romantis malah menjadi bahan tertawaan anak-anak klub drama.

Adegan dimana Kim Bum harus menatap lama mata So Eun dengan penuh cinta.

Adegan inilah yang membuat mereka canggung dan harus diulang berkali-kali, karena masing-masing dari mereka selalu berusaha menghindar atau mengalihkan pandangan matanya kearah lain. Pada adegan inilah Hye Sun selalu marah-marah, “Hei.. apa kalian tidak bisa melakukannya. Kalian itu berakting sebagai sepasang kekasih. Mana bisa penonton merasakan fellnya bila kalian seperti ini..!”.

Saat latihan hari itu sudah selesai. Hye Sun berkata, “Festival sekolah tinggal satu minggu lagi. Aku tahu masing-masing dari kalian pasti disibukkan dengan kegiatan masing-masing. Oleh karena itu, 2 hari sebelum festival sekolah kita akan mengadakan gladi resik. Kalian mengerti..?” tanya Hye Sun. “De..!” jawab semuanya.

Saat anak-anak lain meninggalkan klub itu. So Eun berkata, “Sampai kapan kau akan menyimpan diaryku..?”. “Oh..! aku kira kau tidak membutuhkannya lagi..!” jawab Kim Bum. “Kau..!” kesal So Eun. “Aku akan mengembalikannya dengan satu syarat..!” potong Kim Bum. “Syarat..?? Haahh..! apa kau bercanda..!! diary itu milikku..! sudah seharusnya kau mengembalikannya..!” ucap So Eun dengan kesal. “Ya.. sudah kalau tidak mau..!” ucap Kim Bum sambil berlalu meninggalkan So Eun. “Kaauu..!! Baik..! Apa syaratnya?” kesal So Eun. “Pada hari pertama festival sekolah akan diadakan perlombaan olahraga antar kelas. Kalau kelasmu menang dari kelasku, aku akan mengembalikan diarymu. Tapi kalau kalian kalah, kau harus..!!” ucap Kim Bum. “Apa?” tanya So Eun. “Kau harus selalu bersikap manis padaku, kapanpun dan dimanapun. Setuju?” lanjut Kim Bum. So Eun berpikir sejenak lalu berkata, “Aku setuju..!!”.

Nah.. segitu aja dulu..!! Penasaran..?? Sabar aj dulu. ♥ ♫

Ntr d postingin lg koq..!! hehehhhehhe….!! ♥-♥-♥😀

Kira2 sypa yg menang ya…!! Kelasna Kim Bum ato Kim So Eun ya..!!! ♥ ♫ ♥😀

Ayo… dipilih… dipilih..!! ♥ ♫ ♥

Jgn lupa tinggalin jejak pembaca..!! biar aku jadi semangat bwt nulis part slnjtna..!! OKE..?? ♥ ♫ ♥

15 responses

  1. hahahhhaaaa…..
    Lucu bgd dech,, apa lagi yg lgi ngerayu jdi tawa” gaje,, gag biisa tatapan euyy iia dong coz tatapan penuh cnta..hahahhhaa….
    pnsran ama crt slnjtny,, dtnggu klnjtanny,,,,

    04/02/2011 pukul 3:58 pm

    • hehehhe… biasalah salting gtu.. hehhehe…😀
      oke2.. echa.. d tunggu aj..😀

      15/02/2011 pukul 7:07 am

  2. owni

    yyyyyeeeeeeeeeyyyyyyy, aku kmbali lagi, waaah, author jgn bosen ya, liat aki mulu, wkwkwk
    hhhaaaaa, seru bnget, gak bikin bosen
    para [pmain di sini smua’a ska main jitak2an ya????*abaikan
    pkok’a ada lucu’a, rmantis’a, lengkap deh

    09/02/2011 pukul 4:41 pm

    • hahhaha,,, gomawo y owni…🙂
      kadang2 aj sech main jitak-jitakanna,,, tkutna ntr ad yg geger otak.. hehhehhe…😀
      iy dech.. hehhehe…🙂

      27/03/2011 pukul 7:42 am

  3. q sagat menyukai mereka//////////////////

    27/02/2011 pukul 1:45 pm

  4. q juga..🙂

    27/03/2011 pukul 7:49 am

  5. ambar

    aaaa udh tmbh benih2 cnta diantara bumsso. . . .wlu ngantuk hrus slsei mpex part 9. . .

    25/10/2011 pukul 1:27 pm

  6. kim so hyun

    mdah2an kelas spesial yg menang…go go go girl power…

    ga bsa berenti ngakak pas baca perjuangan eun hye ngejar2 se7en…
    hehehe..

    lucu..lucu..
    kocak abizzzzz

    26/01/2012 pukul 1:52 pm

  7. ak suka semua cast yang ada BUAM. meskipun banyak tpi kurasa mbak intan udah berhasil mengelolanya, setiap cast sudah cukup bgs dalam mengisi porsinya masing2. hehehehhe… so’ koment. abisnya bingung mau koment apa? karena ceritanya emang bagus bgt menurut ku part demi partnya. salut buat author yg dah buat FF ini
    =D

    29/05/2012 pukul 7:55 pm

  8. ceritanya bagus , tapi boleh di ralat gak?
    Kalo pas kim bum manggil hye sun itu buka oenni tapi kan harusnya noona,
    Terus pas se7en manggil jun ki juga bukan oppa tapi hyung

    13/07/2012 pukul 12:42 am

  9. anizza

    Kykny da tmbh benih2 cinta hehehe lanjut…..

    08/08/2012 pukul 12:44 pm

  10. cucancie

    Wkwkwk…lucu bgt nih bumsso,makin seru ceritanya,,,

    12/09/2012 pukul 11:03 am

  11. LorenBumssoLovers

    wahhh,,,
    kayaknya lucu kalo cerita ini betul-betul ditayangin,,

    keren banget thor ,,
    next part🙂

    19/10/2012 pukul 2:23 pm

  12. luthfiangelsso

    Wah jadi lucu kalo ngebayangin adegan kimbun nd soeun pas latian drama
    hehehe😀
    Wah seperti’a sudah tumbuh benih” cinta nih🙂

    30/01/2013 pukul 2:30 pm

  13. Airini

    Wah keren!enak nih kalo dijadiin film beneran mihihi

    18/02/2013 pukul 10:47 pm

Jangan lupa komennya..!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s